#Cuaca

Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Mengancam Lampung

( kata)
Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Mengancam Lampung
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi kepada masyarakat untuk terus waspada terhadap cuaca yang terjadi di berbagai wilayah Provinsi Lampung


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi kepada masyarakat untuk terus waspada terhadap cuaca yang terjadi di Lampung. Hujan lebat, dan angin kencang masih menjadi ancaman di berbagai wilayah Lampung.

Kepala Sesi Data dan Informasi BMKG Kelas I Radin Inten II Lampung, Rudi Harianto mengatakan bahwa prospek cuaca tiga hari ke depan di berbagai wilayah Lampung diperkirakan akan terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

"Secara umum wilayah Lampung dalam tiga hari kedepan diprakirakan berawan hingga hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Beberapa wilayah juga berpotensi hujan lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang," katanya, Kamis, 4 Februari 2021.

Berdasarkan informasi BMKG, pada 4 Februari 2021 diperkirakan waspada potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada sore dan malam hari di wilayah Tanggamus, Lampung Tengah, Metro, Lampung Utara, Lampung Selatan, Lampung Timur, Pesawaran, Way Kanan, Lampung Barat, Mesuji, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, dan Bandar Lampung. Kemudian 5 Februari 2021 diperkirakan nihil.

Lalu pada 6 Februari 2021 masyarakat diminta waspada potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada siang dan sore hari di wilayah Lampung Barat, Lampung Tengah, Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran, Bandar Lampung, Lampung Selatan, Metro, Lampung Timur. Malam hari di Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Lampung Tengah, Lampung Utara, Metro, dan Lampung Timur.

Selanjutnya 7 Februari 2021 masyarakat diminta waspada potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada siang dan sore hari di wilayah Lampung Barat, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran, Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Timur, dan Metro.

Untuk informasi kondisi dinamika atmosfer terkini adalah sebagai berikut; SOI yakni +16.0 (tidak signifikan < +7) —> Suplai uap air bergerak dari Pasifik Timur ke Pasifik Barat, aktivitas potensi pembentukan awan hujan di wil. Indonesia Timur signifikan. Indeks ENSO di NINO3.4 yakni -0.73 (normal ±0.5) —> signifikan terhadap peningkatan hujan harian di wil. Indonesia.

Kemudian DMI yakni +0.07 (normal ±0.4) —> Suplai uap air dari wil. S. Hindia ke wil. Indonesia bag. barat tidak signifikan (aktivitas pembentukan awan di wil. Indonesia bag. barat tidak signifikan). Selanjutnya MJO yakni Kuadran 6 (Western Pacific) —> tidak berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.

Indeks Surge yakni +6.1 (normal < +10) —> Aliran massa udara dingin ke wil. Indonesia bag. barat tidak signifikan.Belokan angin dan konvergensi yakni Aceh, Sumut, Bengkulu, Lampung, Sumsel, Banten, Jabar, DKI Jakarta, Jateng, Yogyakarta, Jatim, Kalbar, Kalteng, Kaltim, Bali, NTB, NTT, Sulteng, Sulsel, Sultra, Maluku, Malut, Papua Barat dan Papua.

Winarko







Berita Terkait



Komentar