cekfaktaBeritabohonginjakalquran

Hoaks, Pria di Garut Injak Alquran

( kata)
Hoaks, Pria di Garut Injak Alquran
Tangkapan berita bohong di media sosial.Istimewa

UNGGAHAN foto yang memperlihatkan seseorang menginjak buku bertuliskan aksara arab yang diduga Al-Quran beredar di media sosial. Foto tersebut menyebar sejak Rabu, 25 Desember 2019.

Adalah pemilik akun Facebook Merana oh Merana yang kali pertama mengunggah foto tersebut. Tak lupa, pemilik akun menambahkan narasi berbahasa Sunda, bertuliskan:

"NGARAN AING HARY KURNIAWAN DARI GARUT KOMANDAN BOBS AING CICING DI BC BUAH BATU ..AING KAFIR TAH QURAN KU AING DI CINGCAK SOK TANGKAP AING "

Jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia tulisan itu bermakna; “Nama saya Hary Kurniawan dari Garut Komandan BOBS saya tinggal di BC Buah Batu.. Saya kafir nih Quran oleh saya diinjak silakan tangkap saya."

Penelusuran:

Setelah ditelusuri, pria yang menginjak buku berbahasa Arab yang terlihat seperti pada foto bukanlah Alquran. Faktanya, buku yang diinjak kitab Majmu Syarif Kamil yang berisi kumpulan doa.

Dilansir Kompas.com, melalui artikel berjudul "Tunjukan Bukti Cinta ke Pacar, Pria Ini Injak Buku Berbahasa Arab, Sempat Dikira Al-Quran" dimuat pada 1 Januari 2020, disebutkan pria yang menginjak buku bertuliskan aksara Arab telah ditangkap pihak kepolisian.

Kapolres Garut AKBP Dede Yudy Ferdiansyah mengatakan, petugas mengamankan HK (pria yang menginjak buku beraksara Arab). “Alhamdulillah, pelaku kooperatif dan mau menyerahkan diri dan sudah kita amankan,” ujar Kapolres Garut AKBP Dede Yudy Ferdiansyah kepada wartawan dalam pers rilis akhir tahun di Mapolres Garut, Selasa 31 Desember 2019.

Dede mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, HK sengaja menginjak buku yang berisi kumpulan doa itu atas permintaan A, pacar HK yang bekerja di Qatar sebagai TKW. “Pelaku diminta bersumpah oleh A sambil menginjak Al-Quran untuk membuktikan pelaku akan menikahi A, dan pelaku tidak punya istri serta membuktikan akun Facebook atas nama Deni Suherman adalah bukan milik pelaku,” ujar Dede.

HK kemudian mengirim foto saat mengucapkan janji sambil menginjak buku tersebut kepada A pada April lalu. Foto-foto tersebut dikirim oleh HK melalui aplikasi pesan WhatsApp. Namun, belakangan, foto-foto pelaku diunggah oleh A ke media sosial Facebook.

Kesimpulan:

Klaim bahwa pria di garut menginjak Alquran adalah salah. Faktanya, pria tersebut menginjak kitab kitab Majmu Syarif Kamil yang berisi kumpulan doa.

Informasi hoaks tersebut masuk dalam kategori Misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.

Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.

Referensi:

https://regional.kompas.com/berita/08101081-tunjukan-bukti-cinta-ke-pacar-pria-ini-injak-buku-berbahasa-arab-sempat?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook

Sumber:

https://www.facebook.com/indomuslimgram/posts/2767714913314985?

 

medcom



Berita Terkait



Komentar