#Kesehatan#Jantung#hoaks

Hoaks! Deteksi Jantung dengan Rendam Tangan di Air Es 

( kata)
Hoaks! Deteksi Jantung dengan Rendam Tangan di Air Es 
Ilustrasi deteksi penyakit jantung.


Jakarta (Lampost.co)--Sebuah akun dengan 246.000 pengikut di Instagram terlihat membagikan ilustrasi berupa sepasang tangan yang jari-jarinya dimasukkan ke dalam baskom berisi es.Keteran tertulis: Hanya dalam waktu 30 detik, kamu bisa tahu bgaimana kondisi jantungmu saat ini.

Jika jari-jarimu memerah, ini adalah pertanda baik. Kamu tidak memiliki masalah dengan oksigenasi darahmu. Jantung dan sirkulasi darahmu sehat.

Jika ujung jari-jarimu menjadi pucat atau sianosis, kamu memiliki masalah sirkulasi darah.

Lau apakah ini benr? Dokter spesialis jantung dari RS Awal Bros Bekasi Timur, Ivan Noersyid, mengatakan bahwa membaca kesehatan jantung dengan cara yang digambarkan dalam unggahan di Instagram itu belum terbukti khasiatnya.

Ivan menambahkan memasukkan tangan ke dalam air es selama 30 detik untuk mendeteksi kondisi jantung tidak terdapat dalam literatur ilmiah manapun, sehingga tidak disarankan secara medis.

Dokter jantung dari RS Siloam Karawaci, Vito A Damay, menjelaskan ada beberapa langkah sederhana yang sudah terbukti menjadi pertanda adanya masalah jantung, di antaranya:
1. Sering terbangun di malam hari karena sesak napas mendadak
2. Mudah lelah ketika berjalan atau beraktivitas fisik
3. Kaki agak bengkak dan bagian kulit yang ada di atas kaki jika ditekan melesak ke dalam.

Ketua Departemen Informasi Komunikasi dan Pengabdian Masyarakat PP PERKI dokter Sony Hilal menjelaskan kondisi jari tangan yang memerah merupakan reaksi normal setelah tangan dimasukkan ke dalam air dingin. 

Hal tersebut merupakan reaksi dari pembuluh darah yang berusaha untuk menghangatkan tubuh dengan melebarkan pembuluh darah yang sebelumnya mengecil, sehingga darah akan kembali menuju jari-jari tangan. 

Apabila jari tangan tidak memerah, artinya tidak terjadi proses penghangatan dan diameter pembuluh darah juga tidak melebar.

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar