cekfaktaberitabohongkerajaanarab

Hoaks, Arab Menggelari Jokowi Amirul Kazzab alias Pemimpin Pembohong

( kata)
Hoaks, Arab Menggelari Jokowi <i>Amirul Kazzab</i> alias Pemimpin Pembohong
Tangkapan berita bohong di media sosial.Istimewa

AKUN Facebook Badai Endi membagikan foto berisi pemberitaan Metro TV terkait pemberian gelar kehormatan kepada Presiden Joko Widodo. Disebutkan, Jokowi menerima gelar amirul kazzab alias pemimpin pembohong.

Pemilik akun mengunggah foto pada Senin, 6 Januari 2020. Hingga saat ini, unggahan sudah mendapat 555 resnpons dari warganet, 136 komentar, dan 118 kali dibagikan.

Pada foto terdapat narasi bertuliskan:

"BODOHNYA METRO TV. Jokowi Mendapat Gelar dari Raja Salman yaitu AMIRUL KAZZAB langsung di beritakan. Tahu tidak apa artinya AMIRUL KAZZAB...??? Amirul = Pemimpin. Kazzab =Pembohong. Makanya Sebelum di liput tanya dulu Artinya Amirul Kazzab".

Penelusuran:

Setelah dilakukan penelusuran, klaim pada foto bahwa Presiden Jokowi mendapat gelar amirul kazzab adalah salah. Unggahan serupa sudah banyak beredar di media sosial sejak 6 September 2019.

Foto yang diunggah Badai Endi adalah hasil suntingan. Melalui teknik reverse image, foto identik ditemukan di kanal resmi akun Metro TV dan Medcom.id, melalui video berjudul "Sambutan Raja Salman Saat Temui Ulama Indonesia" tayang pada 2 Maret 2017.

Video berisi pertemuan Presiden Jokowi dan beberapa ormas Islam dengan Raja Salman bin Abdulaziz di Istana Kepresidenan. Dalam pertemuan itu, tambahan kuota haji pada 2017 menjadi salah satu topik diskusi. Tidak ada agenda pemberian gelar kehormatan amirul kazzab kepada Jokowi.


 

Yang pasti Jokowi memang pernah mendapat tanda kehormatan dari kerajaan Arab Saudi pada 2015. Detik.com lewat artikel berjudul "Jokowi Terima Tanda Kehormatan dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz" dimuat pada Sabtu, 12 Sep 2015, menyebut pemberian tanda kehormatan dilakukan di Istana Al Salam Diwan Malaki, Jeddah, Arab Saudi setelah pertemuan bilateral dan santap siang. Tak sembarang kepala negara bisa mendapatkan tanda kehormatan ini dari Raja Arab Saudi.

"Apa yang kita lihat dan saksikan hari ini kerajaan beri apresiasi pada Presiden Jokowi dan pemerintahan. Mulai dari sambutan yang diberikan, dimulai diterima di pintu gerbang pesawat, jamuan makan siang dan medali Raja," ujar Pramono Anung di Istana Raja Faisal, Jeddah, Sabtu (12/9/2015).

Kesimpulan:

Klaim pada foto bahwa Presiden Jokowi menerima gelar kehormatan Amirul Kazzab adalah salah. Foto tersebut telah diedit. Faktanya, foto asli berkaitan dengan pertemuan Jokowi dan beberapa ormas islam dengan Raja Salman di Istana Kepresidenan yang salah satu pembahasan adalah apresiasi penambahan kuota haji pada 2017.

Informasi hoaks tersebut masuk dalam kategori Misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.

Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.

Referensi:

https://www.medcom.id/play/N6MUjZmG-sambutan-raja-salman-saat-temui-ulama-indonesia
https://video.medcom.id/newsline/8koX6DOK-sambutan-raja-salman-saat-temui-ulama-indonesia
https://www.youtube.com/watch?v=senJF7RjBL0

Sumber:

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=147387053348115&set=gm.511098049535485&type=3&theater&ifg=1

medcom



Berita Terkait



Komentar