#kesehatan

Hindari Minum Teh Setelah Makan, Ini Akibatnya

( kata)
Hindari Minum Teh Setelah Makan, Ini Akibatnya
Ilustrasi. Google Images


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Masyarakat Indonesia sering menjadikan minuman teh sebagai kebiasaan setelah atau sebelum mengkonsumsi makanan.

Saat sarapan, teh biasa disajikan hangat di sebuah cangkir lengkap dengan kue keringnya. Beranjak siang, es teh bisa jadi menjadi pendamping favorit banyak orang saat menyantap makan siang.

Bahkan ada kelompok masyarakat yang kerap menyajikan teh sebagai teman makan saat menggelar pertemuan atau rapat.

Jika Anda termasuk orang yang memiliki kebiasaan minum teh setelah makan seperti itu, Anda patut berhati-hati. Pasalnya, menurut Ahli gizi dr Tutik Ernawati, MGizi SpGK, rutinitas tersebut kurang baik bagi kesehatan karena berisiko mengganggu proses pencernaan hingga penyerapan nutrisi ke dalam tubuh. 

Terlebih lagi penderita anemia atau kondisi ketika darah tidak memiliki sel darah merah sehat yang cukup, tak disarankan minum teh setelah mengkonsumsi makanan pokok.

Menurutnya minum teh setelah makan pokok dapat menghambat penyerapan nutrisi yang terkandung dalam makanan tersebut. Hal itu dikarenakan kandungan tannin dan polifenol dalam teh dapat mengikat protein dan zat besi yang terkandung dalam makanan yang baru dimakan.

“Sebenarnya tidak berbahaya, intinya kebiasaan yang namanya makan pokok itukan berarti makan lengkap yang mengandung semua unsur nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral. Nah, teh itu bisa menghambat nutrisi tertentu, terutama zat besi,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa, 6 April 2021.

Zat besi itu, lanjutnya, merupakan salah satu unsur yang dapat meningkatkan atau menstabilkan hb darah. Sedangkan teh merupakan salah satu minuman yang dapat mengikat zat besi, sehingga tidak dapat diserap oleh tubuh.

“Jadi kalau orang-orang yang punya anemia atau hb rendah setelah makan pokok lalu minum teh ya dapat memeperparah kondisinya. Atau yang nggak punya anemia, jadi punya Anemia defisiensi besi, yaitu satu jenis anemia yang disebabkan kekurangan zat besi sehingga terjadi penurunan jumlah sel darah merah,” ujarnya.

Namun, dr. Tutik mengatakan meski minum teh setelah makan pokok itu kurang tepat, jika dilakukan hanya sesekali tentunya tidak terlalu bermasalah.

“Tapi jika dilakukan sesekali tidak sampai menyebabkan anemia defisiensi besi, hanya saja akan menghambat penyerapan nutrisi. Jadi intinya kita paham bahwa memang kurang tepat kalau setiap makan pokok diimbangi atau ditutup dengan minum teh,” katanya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar