#tsunami#korbantsunami

Hilang 17 Tahun, Brimob Korban Tsunami Aceh Dirawat di RSJ

( kata)
Hilang 17 Tahun, Brimob Korban Tsunami Aceh Dirawat di RSJ
Adik Asep, Burhan saat ditemui di kediamannya, Kamis, 18 Maret 2021. Lampost.co/Asrul


Bandar Lampung (Lampost.co) – Seorang anggota Brimob yang bertugas di Resimen II pelopor Angkatan 351/00, Bharaka Asep ditemukan setelah dinyatakan hilang selama 17 tahun dari bencana tsunami Aceh pada 2004 silam. Salah satu korban tsunami itu berada di rumah sakit jiwa (RSJ) Banda Aceh.

Salah satu kerabat Asep, Edi mengaku senang dengan ditemukan saudaranya tersebut. "Kalau memang benar Asep, kami keluarga senang. Kami bersyukur, tinggal tunggu hasil tes DNA saja," ujar dia, di Desa Natar, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Kamis, 18 Maret 2021.

Untuk itu, keluarganya akan berangkat ke Aceh untuk mengecek langsung kabar tersebut. Sebab, ciri-ciri pria yang berada di RSJ Banda Aceh itu sama dengan Asep, yakni memiliki tahi lalat di kuping dan luka jahitan di pelipis kanan.

"Jadi ada angkatannya juga di Brimob Polda Lampung, Supriadi memberi kabar. Kami kaget dan senang, mudah-mudahan benar," paparnya.

Dalam karier kepolisiannya, Asep yang merupakan kelahiran Natar, Lampung Selatan, lulus sekolah pada 1998 dan mendaftar polisi di Jawa Barat, hingga berdinas di satuan Brimob.

Ia sempat diberangkatkan ke Sulawesi, Aceh, dan kembali di Lampung. Selanjutnya, Asep kembali bertugas di Aceh pada 2004. Namun saat itu Tsunami pun menghantam negeri serambi Mekah itu. "Sempat pulang ke Lampung 2001 waktu bapaknya meninggal dunia," kata Edi.

Sementara itu, Adik Asep, Burhan mengaku senang mendengar kabar tersebut. Sebab, keluarga menganggap Asep telah wafat. Bahkan, telah menggelar tahlilan dan pengajian 1.000 hari. "Enggak nyangka dapat kabar ini, memang keluarga ibu selalu percaya atau punya firasat kalau kakak masih ada," katanya.

Saat ini, keluarga tengah menunggu kebenaran dari kabar tersebut dan berharap pria yang berada di RSJ Aceh itu merupakan Asep.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar