#pilkadabandarlampung#calonperorangan#politik#pilwakot

Hasil Verifikasi Faktual Menemukan PNS dan Penyelenggara Dukung Calon

( kata)
Hasil Verifikasi Faktual Menemukan PNS dan Penyelenggara Dukung Calon
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bandar Lampung masih menemukan beberapa kesalahan dalam proses verifikasi faktual dua bakal pasangan calon perseorangan Pilwakot Bandar Lampung tahun 2020. Berdasarkan hasil pengawasan verifikasi faktual ditemukan dukungan dari PNS dan penyelenggara pemilu.

Untuk bakal pasangan calon Firman-Rosadi ada 10 PNS dan sembilan penyelenggara, sedangkan untuk Ike Edwin-dr. Zam ada dua PNS dan tujuh penyelenggara.

Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candra Wansyah menjelaskan pihaknya masih menemukan PNS dan penyelenggara pemilu masuk dalam dukungan calon perseorangan setelah dua hari berjalan hasil pengawasan verifikasi faktual.

"Berdasarkan hasil pengawasan verifikasi faktual yang sudah dilakukan dua hari ini, sekitar ribuan data dari masing-masing calon sudah diverifikasi. Jumlah yang memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat berimbang," ujarnya kepada Lampost.co, Minggu, 28 Juni 2020.

Dia menjelaskan berdasarkan regulasi yang ada, PNS dan penyelenggara yang kedapatan mendukung calon perseorangan masuk kategori tidak memenuhi syarat (TMS).

Selain itu, berdasarkan hasil pengawasan masih ditemukan adanya masyarakat tidak bersedia menandatangani form BA5.KWK karena merasa tidak mendukung. Hal ini menjadi catatan tersendiri dari jajaran pengawas pemilu.

“Tentunya yang ASN dan penyelenggara masuknya TMS. Ini akan kami kawal dengan pengawasan ketat sehingga benar-benar sesuai verifikasi faktual," katanya.

Nantinya, temuan ini akan direkapitulasi di tingkat panwas kecamatan dan akan dicocokkan ketika pleno di kecamatan. Untuk rekapitulasi di tingkat kecamatan mulai 13 sampai 19 Juli 2020. Untuk verifikasi di tingkat kabupaten mulai pada 20 sampai 21 Juli 2020.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar