#pilkada#netralitasasn

Hasil Rekomendasi Bawaslu, 24 ASN Langgar Netralitas 

( kata)
Hasil Rekomendasi Bawaslu, 24 ASN Langgar Netralitas 
Ilustrasi.Dok. Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lampung  merekomendasikan 26 aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar netralitas ke Komite Aparatur Sipil Negara (KASN). Dari jumlah itu, KASN telah mengeluarkan rekomendasi sanksi untuk 24 ASN ke instansi asalnya, dua lagi masih dalam proses.

Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah mengemukakan jajaran Bawaslu kabupaten/kota telah melakukan langkah tepat dengan meneruskan pelanggaran netralitas ASN kepada KASN untuk diambil tindakan. 

Dia menambahkan Bawaslu kabupaten/kota juga bisa memproses penanganan pelanggaran apabila honorer daerah tidak netral atau mendukung pasangan calon tertentu. Prosesnya justru lebih mudah, setelah dipanggil untuk klarifikasi dan terbukti tidak netral, rekomendasinya bisa diteruskan ke pemda setempat melalui sekretaris kabupaten/kota untuk diambil tindakan, tidak perlu ke KASN.

“Tenaga honorer juga harus netral karena gaji mereka bersumber dari APBD atau APBN. Memang mereka bukan ASN sebagaimana undang-undang ASN, namun mereka bagian dari pekerja pemerintah,” ujarnya, Kamis, 15 Oktober 2020.

Selain merekomendasikan ASN yang tidak netral ke KASN, pihaknya juga mengelurkan sejumlah surat peringatan terkait pelanggaran protokol kesehatan Covid19 pada masa kampanye. Ada sembilan surat peringatan yang sudah dikeluarkan.

"Selama musim kampanye pemilihan, jajaran Bawaslu juga telah mengeluarkan sedikitnya sembilan surat peringatan langsung kepada pasangan calon bupati/wali kota yang melanggar protokol kesehatan Covid-19. Surat peringatan terbanyak dari Bandar Lampung dengan tujuh buah," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar