#korupsi#koni

Hasil Pemeriksaan Saksi Kasus KONI bakal Dicocokkan dengan BPKP Lampung

( kata)
Hasil Pemeriksaan Saksi Kasus KONI bakal Dicocokkan dengan BPKP Lampung
Kasipenkum Kejati Lampung, I Made Agus Putra saat diwawancarai di Kantor Kejati Lampung beberapa waktu lalu. Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung masih memeriksa para saksi perkara korupsi anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung Tahun 2022 dengan nilai anggaran mencapai Rp29 miliar.


Kasipenkum Kejati Lampung, I Made Agus Putra mengatakan, pemeriksaan akan terus berlangsung selama seminggu ke depan.

"Cabor-cabor (pengurus cabang olahraga) lainnya akan kami panggil semua untuk diperiksa," ujar Made, Selasa, 24 Mei 2022.

Baca: Tiga Hari, 20 Saksi Diperiksa soal Korupsi KONI Lampung

 

Hasil pemeriksaan para saksi dari pengurus KONI, pengurus cabor, hingga pihak ketiga akan diekspos bersama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Lampung untuk mencocokkan perhitungan kerugian negara.

"Perhitungan kerugian negara masih on process di BPKP. Nanti kami ekspos bersama," katanya.

Pemeriksaan  para saksi, menurut Made, masih seputar pencarian fakta hukum. Pasalnya, dalam tahap proses penyelidikan masih ada beberapa fakta yang harus didalami. Di antaranya program kerja KONI dan pengajuan dana hibah tidak disusun berdasarkan usulan kebutuhan sehingga penggunaan dana hibah terjadi penyimpangan.

Dalam perkara ini, lebih dari 80 saksi telah diperiksa. Hari ini, tujuh saksi diperiksa terkait penggunaan anggaran yang digelontorkan ke KONI Lampung tersebut.

Sobih AW Adnan








Berita Terkait



Komentar