#haripohonsedunia#bonsai

Hari Pohon Sedunia, PPBI Mengaungkan Seni Bonsai di Masyarakat

( kata)
Hari Pohon Sedunia, PPBI Mengaungkan Seni Bonsai di Masyarakat
Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay menghadiri silaturahmi dan Jemur Bonsai Chapter Natar di Desa Hajimena, Natar, Lampung Selatan, Minggu, 22 November 2020. Dok.


Kalianda (Lampost.co) -- Para pecinta pohon bonsai yang tergabung Perhimpunan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Lampung terus mengajak dan menggaungkan seni bonsai di masyarakat dalam memperingati Hari Pohon Sedunia yang jatuh pada 21 November 2020. Kegiatan dikemas dalam acara Silaturahmi dan Jemur Bonsai Chapter Natar di Desa Hajimena, Natar, Lampung Selatan, Senin, 22 November 2020.

Acara tersebut turut hadir Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay, Ketua Dewan Pembina PPBI Cabang Lampung Selatan Abdul Karim, dan para pencinta bonsai lainnya.

Mingrum Gumay mengajak para pecinta bonsai yang tergabung di PPBI Lampung Selatan agar terus dapat berkarya di bidang seni bonsai. Sebab, dia melihat banyak karya seni bonsai yang menarik dan unik, salah satunya bonsai bergaya on the rock, mame-an atau bonsai kecil serta gaya bonsai penjing sangat indah dan natural.

"Saya penikmat tanaman bonsai, tapi hanya sebagai penikmat. Untuk membuat saya tidak ahli, dulu saya pernah ikut berburu bakalan pohon bonsai sampai ke gunung dan hutan. Itu saya lakukan karena dari awal saya menyukai seni pohon bonsai," kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung itu.

Dia juga mengatakan pencinta bonsai harus bahu membahu bersama dan kompak dalam melestarikan seni bonsai. Apalagi kondisi saat ini masa pandemi Covid-19 yang sedang dialami, aktivitas berkebun dan membudidayakan bonsai menjadi suatu kegiatan yang positif.

Mingrum juga mengingatkan penerapan protokol kesehatan dengan melengkapi fasilitas kesehatan, seperti masker, antiseptik pencuci tangan, dan fasilitas kesehatan lainnya guna membantu pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina PPBI Cabang Lampung Selatan, Abdul Karim memandu dan menjelaskan satu persatu jenis dan nama bonsai yang ada. Pihaknya menyuguhkan atraksi dan demo pembentukan bakalan bonsai, memberikan proses pembelajaran, dan wawasan seni tanaman bonsai. Seni bonsai sangat membutuhkan. kesabaran, ketekunan serta telaten dalam merawat tanaman. 

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar