#PRAKERJA#BERITALAMPUNG

Hari Kedua, Peserta Antusias Ikuti Pendaftaran Kartu Prakerja di Lampung

( kata)
Hari Kedua, Peserta Antusias Ikuti Pendaftaran Kartu Prakerja di Lampung
Ilustrasi: Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung mengatakan perkembangan pendaftaran program kartu prakerja oleh pemerintah cukup signifikan di Lampung. Sejumlah peserta antusias mengikuti pendaftaran program kartu prakerja. 

"Program ini mengakselerasi inklusi keuangan. Sebab sebanyak 25 persen penerima sebelumnya tak pernah punya rekening atau e-wallet," kata Kadis Disnaker Lampung, Agus Nompitu, melalui telepon, Minggu, 6 Juni 2021.

Ia juga mengatakan, pada prakerja gelombang ke-17 kali ini akan menghadirkan wirausahawan baru sebagai alumnus program itu. 

"Tentu saja wirausahawan baru ini bisa melanjutkan permodalannya melalui KUR mikro maupun KUR reguler. Diantara alumni tersebut ada yang sebelumnya merupakan seorang satpam, lulusan SMA yang ter-PHK dan sekarang sudah menjadi supervisor dengan beberapa karyawan, beberapa staf di lima kabupaten, setelah mengikuti pelatihan digital marketing," ujarnya.

Agus menyatakan ekosistem program itu terdiri dari tujuh platform digital dan lima platform pembayaran. Selain itu, melibatkan 165 lembaga pelatihan dengan jenis pelatihannya sebanyak 1.700 item.

"Nantinya peserta dapat memilih minat pelatihan yang diinginkan. Program juga beragam seperti kelas kuliner, e-commerce, hingga program digital dan masih banyak lagi yang bisa dipilih," paparnya. 

Untuk pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang 17 mulai Sabtu, 5 Juni 2021 pukul 12.00 WIB dan ditutup Senin, 7 Juni 2021 pukul 12.00 WIB.

Antusiasme pendaftaran kali ini dirasakan oleh Siska (27), warga Bandar Lampung yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaan tempat ia bekerja akibat dampak pandemi Covid-19.

"Menurut saya, pendaftaran prakerja memberikan rasa gembira. Saya lolos pada tahap evaluasi dan data yang valid," katanya.

Menurut Siska, sebelumnya ia tidak kunjung lolos sebagai peserta pelatihan prakerja. Namun, ia tidak mengerti alasan tidak lolos pada gelombang sebelumnya. 

"Padahal, saya bukan warga penerima bantuan atau pekerja di perusahaan. Jadi, awalnya sempat bingung. Tetapi, alhamdulillah sekarang lolos bisa untuk nyambung hidup karena saya juga uangnya untuk mengurus orang tua," ujarnya. 

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar