#sensuspenduduk#bps#beritalampung

Hari Ke-2 Sensus Daring BPS Sasar Tokoh Publik

( kata)
Hari Ke-2 Sensus Daring BPS Sasar Tokoh Publik
dok

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pelaksanaan sensus penduduk (SP) daring oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung memasuki hari ke dua. BPS terus menyasar para tokoh dan pejabat publik.

 Tujuannya, untuk memberikan motivasi dan stimulus kepada masyarakat untuk berpartisipasi melakukan SP secara online.

Kepala Bidang Statistik Sosial Provinsi Lampung Mas' ud Rifai mengatakan timnya masih terus mengejar para tokoh di Lampung setelah sebelumnya Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, hari ini pengisian SP online akan dilakukan oleh Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto.

Selain itu  tim yang ada di daerah juga terus bergerak untuk menghubungi para tokoh di daerah masing-masing.

Ia berharap semakin banyak para tokoh yang berpartisipasi akan semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk melakukan SP online.

" Alhamdulillah banyak respon. Dua hari ini kami masih mengejar para tokoh untuk memberi stimulasi dan motivasi kepada masyarakat karena inikan program baru, butuh keterampilan tersendiri sehingga harus banyak yang mensosialisasikan," Ujar Mas'ud.

Pada hari pertama SP online di Lampung tercatat sebanyak 170 ribu penduduk yang telah melakukan login. BPS Provinsi Lampung mentargetkan SP online mencapai 2 juta  penduduk atau sekitar 20% dari jumlah total.

" Sebenarnya yang mengapdate per kepala keluarga bukan perseorangan, sehingga jumlahnya bisa lebih rendah dari itu," paparnya.

Ia menegaskan, pengisian SP online cukup mudah, sehingga tidak perlu pendampingan khusus. Masyarakat tinggal memilih pengisian data yang yang tertera, dan meng update data sebelumnya.

"Ini tidak sulit yang penting masyarakat sudah terbiasa mengakses internet. Tinggal pilih data,  yang digunakan apinduk jadi hanya sekedar up date,misal dulu pada saat membuatnya pendidikan masih S1, dan sekarang sudah S2, itu juga tidak perlu mengetik cukup di klik, " pungkasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar