telur

Harga Telur Ayam Ras Melejit Capai Rp29 Ribu per Kilogram

( kata)
Harga Telur Ayam Ras Melejit Capai Rp29 Ribu per Kilogram
Harga telur ayam ras di pasar tradisional Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Lamsel tembus Rp29 ribu per kilogram, Senin, 28 Desember 2020. (Lampost.co/Aan Kridolaksono)


Kalianda (lampost.co) -- Harga telur ayam ras terus merangkak naik hingga mencapai Rp29 ribu per kilogram menjelang pergantian tahun. 

Pantauan lampostco, Senin, 28 Desember 2020 di sejumlah pasar tradisional Kecamatan Ketapang, Bakauheni dan Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, harga telur naik hingga Rp5 ribu per kilogram. 

Turut (47) pedagang di pasar tradisional pasar Bakauheni mengatakan, kenaikan telur ayam terjadi sejak awal bulan lalu. Dimana pada awal bulan harga telur Rp20 ribu lalu naik menjadi Rp22 ribu hingga saat ini bertahan Rp29 ribu per kg. 

"Kenaikan ini terus terang memberatkan konsumen maupun pedagang di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sulit akibat pandemi Covid-19," kata dia kepada lampost.co,  Senin, 28 Desember 2020. 

Selain itu, ujarnya, pedagang juga sulit menjual barang dagangan jika harga mahal. "Sehari sekotak dengan berat 30 kilogram telur saja tidak habis. Biasanya tiga sampai lima kotak terjual. Ini sepi pembeli,”  keluhnya. 

Hal senada dikeluhkan Sri Purwati (55), warga Desa Pematangpasir, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan. Ia berharap secepatnya ada operasi pasar agar harga-harga tidak terus membebani masyarakat di tengah ekonomi sulit akibat pandemi Covid-19. 

Ia berharap pemerintah bisa menstabilkan harga telur ayam di kisaran Rp20 ribu per kilogram. "Harga segitu peternak dan pedagang sudah dapat untung dan konsumen tidak keberatan,” ujarnya. 

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar