#hargapangan#beritalampung

Harga Telur di Bandar Lampung Merangkak Naik

( kata)
Harga Telur di Bandar Lampung Merangkak Naik
Pedagang telur di Pasar Gintung, Bandar Lampung, Senin, 25 Oktober 2021. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga telur ayam di tingkat pedagang kembali naik mencapai Rp21 ribu per kg. Peningkatan itu juga diiringi dengan permintaan yang mulai tinggi, baik untuk konsumsi harian maupun kebutuhan rumah makan, restoran, kafe dan angkringan.

Pedagang telur di Pasar Gintung, Bandar Lampung, Iswono, mengatakan harga telur saat ini mulai naik sekitar Rp20 ribu sampai Rp21 ribu per kg. Nilai itu membaik dibanding sebelumnya yang hanya Rp17 ribu sampai Rp18 ribu per kg. 

"Telur ayam naik Rp1.000, kemarin Rp20 ribu dan sekarang Rp21 ribu," kata Iswono, Senin, 25 Oktober 2021.

Namun, untuk harga telur ayam kampung dan telur bebek masih tidak ada perubahan, yaitu Rp2.500 per butir.

"Pelonggaran PPKM mempengaruhi penjualan telur. Saat ini mulai ramai yang beli, karena rumah makan, restoran dan angkringan mulai buka. Alhamdulillah dalam sehari bisa 75 kg telur terjual," katanya.

Sementara itu, pedagang telur di Labuhan Ratu, Asih Mikaryani, mengatakan harga telur cendrung fluktuatif. Beberapa waktu lalu sempat anjlok sampai Rp17 ribu per kg dan naik saat Presiden Joko Widodo memberi bantuan pakan bagi petelur. Namun, tak lama berselang kembali turun.

"Harga telur di posko Rp19 ribu per kg, sementara saya jualnya Rp20 ribu per kg," katanya. 

Berdasarkan pantauan di Sistem Informasi Harga Bahan Pokok Pemerintah Kota Bandar Lampung di http://www.siagabapokbandarlampung.id, harga telur ras di Pasar Panjang dan Pasar Tamin Rp19 ribu per kg. Sedangkan harga di Pasar Tugu, Pasar Gintung, dan Pasar Way Halim Rp20 ribu per kg.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar