#sembako#telur

Harga Telur Ayam Broiler di Bandar Lampung Turun

( kata)
Harga Telur Ayam Broiler di Bandar Lampung Turun
Pedagang telur di Pasar Tamin Bandar Lampung saat menunggu pembeli, Senin, 10 Januari 2022. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga telur ayam broiler/ras perlahan mulai turun pada harga Rp25.000/kg. Sebelumnya, ketika periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) sempat menyentuh harga Rp31.000/kg.

Pedagang telur di Pasar Tamin Bandar Lampung, Wahono, mengatakan harga telur fluktuatif. Namun, saat ini harga telur cenderung mengalami penurunan harga. Ia mengatakan ditempatnya harga telur ayam broiler/ras dijual Rp25.000/kg. Sementara untuk telur puyuh Rp35.000/kg dan telur ayam bebek Rp2.500/butir dengan kategori normal.

"Harga telur turun, saat ini Rp25.000/kg, kemarin Rp26.000/kg sebelumnya pernah Rp30.000/kg. Peminatnya juga saat ini berkurang," katanya sambil menunggu pembeli, Senin, 10 Januari 2022.

Wahono menceritakan saat Nataru kemarin harga telur tinggi dan susah mendapatkan stok telur karena di kandang peternak ayam habis untuk paket sembako dari pemerintah, ditambah peminatnya ramai. Saat ini stok di kandang mulai banyak sementara pembelinya sedikit.

"Pembeli telur, biasanya yang sudah langganan. Dalam sehari bisa terjual sebanyak 90 kg telur ayam," ujarnya.

Baca juga: Harga Telur di Bandar Lampung Turun Jadi Rp27 Ribu per Kilogram

Pedagang telur di Pasar Pasirgintung, Mahmud, mengatakan saat periode Nataru harga telur tinggi mencapai Rp28.000/kg sementara saat ini turun menjadi Rp23.000/kg. 

"Harga telur ayam turun. Saat ini dijual Rp23.000/kg," kata Mahmud.

Sebelumnya, Ketua Pinsar Petelur Nasional (PPN) Provinsi Lampung, Jenny Soelistiani mengatakan setelah harga telur hancur dan jatuh di harga Rp15.000/kg, kemudian melambung di penghujung tahun 2021 mencapai Rp31.000/kg. 

Produksi telur Provinsi Lampung mencapai 300 ton/hari, sementara kebutuhan lokal masyarakat Lampung mencapai 200 ton/hari. Surplus 100 ton/hari telur ayam ini dijual kepada DKI Jakarta sebanyak 70 ton/hari dan sisanya untuk daerah luar Lampung lainnya.

"Kami khawatir setelah bansos dan Nataru selesai, maka harga telur akan anjlok lagi. Kami berharap bansos bisa rutin disalurkan jangan dirapel sampai 4 bulan, agar harga dan stok bisa stabil," ujar Jenny.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan di https://ews.kemendag.go.id, untuk referensi harga telur di tingkat peternak secara nasional tanggal 9 Januari 2022 yang bersumber dari Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) di Lampung Rp24.000/kg. 

Harga di Lampung cukup tinggi dibandingkan dengan daerah lain seperti Palembang Rp21.000/kg, Jawa Barat dan DKI Jakarta Rp20.100/kg sampai Rp22.000/kg, Jawa Tengah Rp20.000/kg sampai Rp21.00/kg sampai Rp23.000/kg dan Jawa Timur Rp19.800/kg sampai Rp20.800/kg. 

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar