#sembako#sayuran

Harga Sejumlah Komoditas Sayur di Bandar Lampung Naik

( kata)
Harga Sejumlah Komoditas Sayur di Bandar Lampung Naik
Indah, pedagang di pasar Bambu Kuning. MTVL/ Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki hari kelima lebaran, harga sejumlah komoditas sayur di Pasar Bambu Kuning, Kota Bandar Lampung, merangkak naik.

Indah (22), salah satu pedagang di Pasar Gintung mengatakan komoditas yang mengalami kenaikan diantaranya Wortel, Labu, Kembang Kol, dan Brokoli.

"Dari Jumat, 14 Mei 2021, sayuran mulai naik, kalau yang lain masih normal,” kata dia, Senin, 17 Mei 2021.

Indah mengatakan kenaikan harga komoditas sayur dikarenakan para penyuplai belum kembali ke pasar setelah lebaran sedangkan permintaan tinggi.

“Ketersediaan sayur agak kurang beberapa hari ini, tapi cabai merah keriting banyak banget jadi harganya malah turun,” ujarnya.

Kenaikan harga beberapa komoditas sayuran mencapai 50% dari harga sebelum lebaran. Indah berharap persediaan dapat kembali terpenuhi agar harga dapat kembali normal.

“Wortel sebelumnya Rp8 ribu sekarang Rp15 ribu, Labu Rp6 ribu sekarang Rp10 ribu. Yang paling mahal Kembang Kol tadinya Rp20 ribu sekarang Rp35 ribu,” kata dia.

Murni (32) salah satu pemilik warung makan mengeluhkan naiknya harga beberapa komoditas sayur di pasaran. Ia mengaku naiknya harga sayuran berpengaruh pada omzet penjualannya.

“Yang naik itu sayuran yang harus saya beli, seperti wortel buat sop dan labu buat sayur lodeh. Semoga keadaan harga segera normal lagi,” kata dia.

Meski beberapa komoditas sayur naik, harga cabai dan bawang masih terpantau normal di pasaran. Harga bawang merah Rp40 ribu, bawang putih Rp30 ribu dan cabai caplak Rp60 ribu per kilogram.

Winarko







Berita Terkait



Komentar