#beritalampung#beritapesawaran#pasarmurah

Harga Pangan Masih Stabil, Pemkab Pesawaran Belum Rencanakan Gelar Pasar Murah

( kata)
Harga Pangan Masih Stabil, Pemkab Pesawaran Belum Rencanakan Gelar Pasar Murah
Pemantauan harga dan stok pangan di pasar tradisional oleh Satgas Pangan Kabupaten Pesawaran. Dok


Pesawaran (Lampost.co): Pemerintah Kabupaten Pesawaran sampai saat ini belum merencanakan akan menggelar bazar atau pasar murah pasca-kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pesawaran Fanny Setiawan mengatakan, sampai saat ini pihaknya bersama dengan dinas terkait masih terus melakukan pemantau harga pangan yang ada di pasar tradisional. 

"Kami bersama tim Satgas Pangan Kabupaten Pesawaran kan masih terus melakukan pengecekan dan pemantauan harga-harga kebutuhan di pasar-pasar tradisional, dan sampai saat ini belum ada lonjakan harga yang signifikan," ujarnya, Senin 26 September 2022.

Baca juga: Jadi Daerah Rawan Korupsi, Pemkab Pesawaran Gencarkan Sosialisasi Pencegahan

Namun, kata dia, tidak menutup kemungkinan seiring berjalannya waktu pihak pemerintah setempat akan menggelar operasi pasar murah apabila harga bahan pangan di pasar tradisional terus mengalami kenaikan yang tidak terkendali.

"Saat ini kitakan hanya belum merencanakan bukan tidak merencanakan. Namun untuk saat ini guna mengantisipasi kenaikan harga di pasar tradisional, kita bersama tim terus melakukan sidak dan memantau harga per harinya, sehingga apabila kenaikan harga sudah tidak terkendali tentunya kita akan mengambil langkah untuk melakukan operasi pasar murah," ujar dia.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pesawaran Awaludin mengatakan, sampai saat ini hanya harga bawang merah dan putih saja yang mengalami kenaikan sampai Rp3 ribu per kilonya.

"Sebelumnya bawang merah itu Rp27 ribu namun sekarang per kilonya menjadi Rp30 ribu. Kemudian untuk bawang putih yang tadinya Rp20 ribu sekarang menjadi Rp23 ribu. Kalau untuk barang yang lainnya, masih terbilang stabil," kata dia.

"Saya berharap masyarakat untuk tidak panic buying karena kita pastikan ketersedian bahan pangan di pasar tradisional kita cukup aman," tambah dia.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar