#pasar#sembako

Harga Minyak Goreng di Bandar Lampung Naik

( kata)
Harga Minyak Goreng di Bandar Lampung Naik
Salah satu pedagang sembako di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung, Rabu, 8 September 2021. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga minyak goreng di pasar tradisional yang ada di Kota Bandar Lampung mengalami kenaikan harga. Tak cuma itu, para pedagang juga mengeluhkan sepinya pembeli.

Salah satu pedagang sembako di Pasar Tugu, Yuntardi menceritakan, harga minyak goreng kemasan naik drastis. Minyak merek Bimoli naik menjadi Rp31.000 dari Rp26.000 atau Rp.27.000/ kemasan 2 liter. Kemudian minyak Sovia dari Rp12.000 menjadi Rp15.000/1 liter. Sementara Fortune kemasan bantal dari Rp11.000 menjadi Rp14.000/bungkus.

"Minyak harganya mahal, jualnya susah karena pembeli sepi. Kami pedagang juga bingung kenapa naik. Kalau naiknya Rp1.000, wajar. Tetapi ini tinggi," katanya, Rabu, 8 September 2021.

Baca: Menjaga Geliat Pasar Tradisional dengan Prokes Ketat

 

Dia memprediksi, kondisi ekonomi sulit membuat masyarakat lebih memilih minyak goreng yang kemasan kecil ukuran 450-500 ml dengan kisaran harga Rp7.500- 8.000. Sementara untuk minyak goreng curah di harga Rp16.000-15.500/kg dari sebelumnya Rp11.000 sampai Rp12.000/kg.

"Kalau untuk sembako lainnya masih normal stabil," katanya.

Sementara itu, pedagang sembako di Pasar Pasir Gintung, Suwono mengatakan, minyak yang ia jual memiliki harga lebih variatif. Ada yang Rp29.000 untuk ukuran 2 liter, Rp15.000/liter, Rp14.000/900 ml, Rp.8.000 untuk setengah liter, serta Rp.7.500/400 ml.

"Minyak goreng naik. Misalnya minyak goreng satu dus biasanya Rp168.000, sekarang Rp172.000," katanya.

Berdasarkan rekap data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung periode Rabu, 8 September 2021 mengenai perkembangan harga rata-rata bahan pangan pokok di enam pasar tradisional Kota Bandar Lampung, harga minyak goreng curah Rp14.217/liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp14.667/liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp15.750/liter. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar