#ekbis#ayam#harganaik

Harga Melambung, Pedagang Ayam Bingung Menjual Dagangan

( kata)
Harga Melambung, Pedagang Ayam Bingung Menjual Dagangan
Harga ayam potong naik, pembeli mulai berkurang. (Foto:Lampost/Sukisno)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kenaikan harga ayam potong membuat pedagang bingung. Pasalnya, pembeli mulai jarang dan banyak beralih memenuhi asupan protein hewan dari telur ayam yang haganya sudah turun.

Berdasarkan laporan data pada Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional di Provinsi Lampung daging ayam ras segar terus beranjak naik. Mulai bulan Oktober 2021 harga ayam sudah diangka Rp32.600/kg terus naik di bulan Desember 2021 menjadi Rp34.550/kg dan saat ini dibulan Januari 2022 menembus Rp38.100/kg.

"Harga ayam terus melambung, kami pedagang bingung. Mau dijual mahal gak ada yang beli, mau dijual murah kami merugi. Stok di kandang juga sedikit," kata Pedagang Ayam di Pasar Gudanglelang Bandar Lampung, Suradi kepada Lampost, Minggu, 16 Januari 2022.

Beberapa waktu lalu, lapaknya pun sempat tutup karena harga ayam melambung tinggi dan stok di kandang kosong. Namun saat ini mau tak mau ia terpaksa menjual daging ayam yang ada meskipun harganya tinggi. Dikiosnya, ia menjual ayam kecil dengan harga Rp32.000/kg yang normalnya diharga Rp23.000 sampai Rp24.000/kg.

"Pembeli juga kita kasih edukasi, mau gimana bingung kita juga sulit. Pembelinya sepi, hari ini saja 60kg biasanya kalau weekend mencapai 100kg. Kami berharap harga bisa normal kembali, pemerintah harus ambil peran," katanya

Begitupun disampaikan oleh Pedagang Ayam di Pasar Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung, Lilis.  Ia mengatakan ayam kecil Rp33.000, ukuran sedang Rp45.000, dan ukuran yang besar Rp60.000, sementara pembelinya sepi.

"Harga ayam tinggi karena stok di kandang kosong. Sekarang aja sehari cuma terjual 50kg. Apalagi dari kandangnya udah dijatah, sebelumnya bisa 1.000 sampai 1.500 ekor, sekarang cuma boleh beli 500 ekor," katanya.

Sementara itu Peternak Ayam Petelur, Kasmani mengatakan saat ini harga telur turun sementara harga ayam potong naik. Hal tersebut dipengaruhi ketersedian barang dan permintaan. Ayam produktif dipelihara untuk bertelur, sementara yang tidak produktif dijual.

"Telur turun saat ini di Lampung harga kandang Rp21.000 sampai Rp22.000/kg. Harga daging ayam naik karena stock ayam potongnya berkurang," katanya.

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar