#hargajengkol#hargapasar#ekbis

Harga Jengkol di Lamsel Turun Jadi Rp40 Ribu Per Kilo

( kata)
Harga Jengkol di Lamsel Turun Jadi Rp40 Ribu Per Kilo
Harga jengkol di Lamsel turun menjadi Rp40 ribu/kg. (Lampost.co/Perdhana Wibisono)

KALIANDA (Lampost.co) -- Sejak sepekan terakhir, harga jengkol yang ada di beberapa pasar tradisional Lampung Selatan, berangsur turun dari harga Rp65 ribu menjadi Rp40 ribu per kilo.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, selama tiga bulan belakangan ini, harga jengkol alami harga tertinggi mencapai Rp80 ribu/kg, selanjutnya harga berangsur turun menjadi Rp65 ribu dan hingga harga seperti saat ini.

Seperti yang di katakan Halimah (30) salah seorang pengunjung pasar tradisional yang ada di Kecamatan Penengahan, harga jengkol memang sudah berangsur turun, namun belum merata di setiap pasar yang ada di wilayah sekitar.

"Beda harga sedikit antara pasar disini dengan Kalianda," ujarnya, Kamis (2/8/2018).

Meskipun harga jengkol selangit, kata dia, tetap memiliki pangsa pasar sendiri, karena miliki cita rasa yang menarik. "Jengkol membuat tambah nafsu makan maka tetap diburu," ujarnya.

Menurut pedagang di pasar Inpres Kaliamda, turunnya harga jengkol di pasaran disebabkan pasokan dari petani setempat berlimpah. "Banyak yang panen jengkol, maka harganya turun," kata Usna (37) salah seorang pedagang sayuran.

Perdhana Wibisono



Berita Terkait



Komentar