#beritalampung#beritabandarlampung#ekbis

Harga Ikan Asin di Pasar Tradisional Bandar Lampung Melonjak

( kata)
Harga Ikan Asin di Pasar Tradisional Bandar Lampung Melonjak
Salah satu pedagang ikan asin di Pasar Tamin, Bandar Lampung, Senin, 28 November 2022. Lampost.co/Yudi Wijaya


Bandar Lampung (Lampost.co): Harga ikan asin dan ikan teri naik di pasar tradisional Bandar Lampung mengalami kenaikan sejak beberapa hari yang lalu.

Karwati, salah seorang pedagang ikan asin di Pasar Tamin mengatakan adanya kenaikan harga ikan asin kemungkinan dipicu oleh harga garam yang mengalami kenaikan. Selain itu cuaca yang tidak menentu juga disinyalir menjadikan tangkapan ikan nelayan berkurang.

Dia mengatakan teri jengki semula dijual Rp50 ribu per kilo menjadi Rp60 ribu per kilo. Ikan asin layur yang biasanya Rp30 ribu per kilo menjadi Rp40 ribu per kilo, dan ikan kepala batu yang biasanya Rp30 ribu per kilo menjadi Rp40 ribu per kilo.

Baca juga:  Kenaikan UMP Lampung 2023 Pertimbangkan Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi

"Ikan asin ini rata-rata mengalami kenaikan Rp10 ribu per kilonya,"ujarnya, Senin, 28 November 2022.

Hal senada juga dikatakan oleh, Heri, pedagang di Pasar Pasir Gintung. Dia mengungkapkan harga ikan asin mengalami kenaikan sudah beberapa hari ini.

Seperti ikan teri yang tadinya di kisaran Rp60 ribu per kilo menjadi Rp70 ribu per kilo. Ikan lemuru biasanya Rp48 ribu per kilo menjadi Rp60 ribu per kilo. Lalu, Ikan teri tawar semula Rp60 ribu per kilo menjadi Rp70 ribu per kilo. Cumi rebus yang biasanya Rp90 ribu per kilo menjadi Rp100 ribu per kilo.

"Ya sekarang ini harga garam naik, harga BBM naik, ya otomatis harga-harga yang lainnya juga pada naik," katanya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar