gabahpetanibps

Harga GKP Tingkat Petani Turun 5,54 Persen

( kata)
Harga GKP Tingkat Petani Turun 5,54 Persen
Selama Oktober 2020, Badan Pusat Statistik mencatat Survei Harga Produsen Gabah sebesar 46 observasi.


 BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Selama Oktober 2020, Badan Pusat Statistik mencatat Survei Harga Produsen Gabah sebesar 46 observasi. Observasi didominasi oleh kelompok gabah kualitas Gabah Kering Panen (GKP).

"Harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai  Rp5.300 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah. Harga tersebut lebih tinggi dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp4.200 per kg," kata Kepala BPS provinsi Lampung, Faizal Anwar.

Sedangkan harga gabah terendah mencapai Rp4.000 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang, Inpari, dan Melati terdapat di Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. 

"Di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp5.450 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah. Harga tersebut diatas HPP yaitu Rp4.250 per kg," jelasnya. 

Sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu Rp4.125 per kg dengan Varietas Ciherang, Inpari, dan Melati terdapat di Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. 

"Harga gabah di tingkat petani turun di bulan Oktober 2020. Penurunan rata-rata harga kelompok kualitas GKP di tingkat petani sebesar 5,54 persen dari Rp. 4.625,00 per kg menjadi Rp4.368 per kg. Dengan kelompok kualitas yang sama, harga gabah di tingkat penggilingan turun sebesar 5,66 persen dari Rp4.746 per kg menjadi Rp4.473 per kg," paparnya.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar