#hargakaret#beritalampura#ekbis

Harga Getah Karet di Lampura Naik Rp1.500 Per Kilo

( kata)
Harga Getah Karet di Lampura Naik Rp1.500 Per Kilo
Petani karet mengambil getah karet hasil panen. Foto: Yudhi Hardiyanto


Kotabumi (Lampost.co): Setelah sebelumnya harga getah karet di Kabupaten Lampung Utara anjlok dalam beberapa tahun terakhir, mulai awal Januari 2020 secara bertahap harga getah mengalami peningkatan dengan kenaikan harga yang kini mencapai Rp1.500 per kilo.

Agus Ikbal, penyadap getah karet warga Desa Ratu Abung, Kecamatan Abung Selatan, dikediamannya mengatakan harga getah karet diawal Januari 2020 mengalami kenaikan secara berangsur. Saat ini harga getah karet mencapai Rp7.500 dari sebelumny Rp6.000 per kilo.

Dia mengatakan rata-rata, dalam satu hektare kebunnya, hasil getah yang didapat sebanyak 30 kilo yang dijual per minggu. Sebanyak 30 kilo getah karet miliknya didapatkan uang hasil penjualan Rp180 ribu di harga Rp6.000 per kilo.

"Saat ini harganya Rp7.500 jadi dapat duit Rp225 ribu," katanya.

Baginya, jika harga getah terus mengalami kenaikan sampai berada di atas level angka Rp10 ribu per kilo, maka di angka tersebut minimal petani karet dapat lebih sejahtera.

"Kami hanya bisa berharap mas, sebab dari pengalaman kalau naik di pengepul bertahap dari Rp100 sampai Rp200 per kilo. Tapi kalau turun angka dapat langsung anjlok menyentuh Rp1 ribu per kilo," kata dia sambil tersenyum.

Dengan naiknya harga getah, dia berharap ekonomi petani karet dapat membaik dan pemerintah mestinya secara regulasi menetapkan harga standar untuk karet sehingga dengan harga yang jelas petani tidak dimainkan tengkulak.

"Kalau harga karet merangkak naik, mestinya pemerintah segera menetapkan harga standar agar petani karet memiliki patokan harga yang jelas," kata dia.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar