petanidamargetahdamar

Harga Getah Damar Naik, Petani Senang

( kata)
Harga Getah Damar Naik, Petani Senang
Pohon dama yang telah diambil getahnya. Lampost.co/Yon Fisoma


Krui (Lampost.co) -- Harga getah damar jenis asalan atau yang baru diambil dari pohonnya dan belum disortir mencapai Rp30 ribu. Hal itu membuat para petani di Peisisr Barat dapat benapas lega.

Selama ini, petani komoditas damar kerap mengeluh karena harga getah damar yang rendah. Namun, meskipun harga getah yang cukup tinggi, petani  juga mendapat tantangan yang juga besar.  

 Gopur (32) seorang pemilik kebun damar di Kecamatan Pesisir Selatan, kebun (repong damarnya) di saat normal menghasilkan 200 Kg getah damar sekali unduh (umur getah 18-20 hari).  
Tetapi kini, dengan harga getah damar yang tinggi, untuk sekali ngunduh hanya mendapat sekitar 70 Kg.

"Bahkan pernah saya hanya mendapat 30 kg saja. Penyebabnya banyak yang maling damar, karena harganya mahal. Seperti inilah keadaannya. Saya pernah pasang CCTV di kebun saya pernah ada terpergok saya lihat setelah saya periksa kamera tersebut pelaku yang sedang maling damar di kebun saya. Tidak saya laporkan kepolisi karena masih sanak saudara saya juga yang malingnya, hanya saya tegur saja dia agar tidak mengulang perbuatannya lagi," kata Gopur, Selasa 20 Oktober 2020.

Berbeda cerita dengan kondisi kebun damar milik kakaknya, yang hasilnya dalam sekali ngunduh juga sebanyak 200 Kg getah damar. 

"Kalau kebun damar kakak saya, saking banyaknya yang maling , mungkin ganti-gantian. Kakak saya setiap kali ngunduh gak pernah dapat hasil, dia putus asa pasrah dibiarkan  saja, pepat (lubang-lubang di pohon damar tempat keluarnya getah damar-red) sama kakak saya di paku semua agar pepat itu menjadi tertutup dan tidak mengeluarkan getah lagi. sekarang dia lebih memilih ngejukung, nyari ikan dilaut," kata Gopur. 

Harga getah damar relatif melesat cepat, beberapa bulan lalu harganya masih berkisar Rp9ribu per Kg namun sekarang drastis naik.

"Ya naik harganya dalam hitungan Minggu , perlahan lahan terus naik sampai mencapai harga saat ini," kata Gopur. 

Kondisi ini jga mendatangkan berkah untuk para pencari sisa getah damar yang terjatuh dari pohonnya ke tanah atau warga lokal Krui biasa menyebutnya "tukang lahang".

 Qowi, seorang tukang lahang, mengaku dapat mengumpulkan sisa getah damar bisa mendapatkan sekitar 10 kg.

"Getah damar dilahang dengan tanah dan kayu yang ada di bawah pohonnya. Setelah itu di cuci saring dan di tapi dan dijemur,  getah damar di pisahkan dari kayu dan tanah.  Dalam sehari kalau lagi mujur bisa dapat 10 Kg getah damar atau lebih. Kalau saya pernah dalam tiga hari mendapat getah damar sebanyak 40 Kg. Kawan saya lebih banyak lagi dalam sehari dia bisa dapat 15-20 Kg," kata Qowi.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar