#petani#bps

Harga Gabah Kering Panen di Lampung Melorot

( kata)
Harga Gabah Kering Panen di Lampung Melorot
BPS Provinsi Lampung menyampaikan perkembangan harga Gabah Kering Panen (GKP) dan harga beras tingkat penggilingan.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menyampaikan perkembangan harga produsen gabah dan beras Provinsi Lampung mengalami penurunan. Harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani turun sebesar 4,24%, dan harga beras tingkat penggilingan kualitas premium mengalami penurunan sebesar 3,72%.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Provinsi Lampung, Riduan mengatakan GKP di tingkat petani turun sebesar 4,24% dari Rp4.469/kg menjadi Rp4.279/kg. Kemudian harga beras tingkat penggilingan kualitas Premium mengalami penurunan sebesar 3,72%.

"Selama September 2021, Survei Harga Produsen Gabah mencatat 45 observasi. Observasi didominasi oleh kelompok gabah kualitas GKP)," katanya, Jumat, 1 Oktober 2021.

Harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp4.500/kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu. Harga tersebut lebih tinggi dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp4.200/kg. Sedangkan harga gabah terendah mencapai Rp3.900/kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Muncul terdapat di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.


Di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp4.600/kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu. Harga tersebut diatas HPP yaitu Rp4.250/kg. Sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu Rp4.000/kg dengan Varietas Muncul terdapat di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Harga gabah di tingkat petani turun di bulan September 2021. Penurunan ratarata harga kelompok kualitas GKP di tingkat petani sebesar 4,24% dari Rp4.469/kg menjadi Rp4.279/kg. Dengan kelompok kualitas yang sama, harga gabah di tingkat penggilingan turun sebesar 4,38% dari Rp4.580/kg menjadi Rp4.380/kg.

Winarko







Berita Terkait



Komentar