#hargacabai#ekbis#beritalamsel

Harga Cabai Merah di Lamsel Merosot Tajam

( kata)
Harga Cabai Merah di Lamsel Merosot Tajam
Salah satu pedagang sayur mayur saat menjajakan dagangannya di Pasar Inpres Kalianda, Lampung Selatan, Senin (1/6/2020). Lampost.co/Armansyah

Kalianda (Lampost.co): Usai Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah, harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Lampung Selatan, merosot tajam. Dimana, harga bumbu dapur itu kini hanya Rp10 ribu per kg.

Salah satu pedagang cabai merah di Pasar Inpres Kalianda, Erwin (38) mengatakan, sejak tiga hari terakhir harga cabai merah tembus Rp10 ribu per kg. Padahal, sebelumnya harga cabai merah masih bertahan Rp20 ribu per kg. 

"Semenjak usai hari raya idul fitri kemarin harga cabai merosot tajam. Bahkan, penurunan ini sudah dua kali terjadi. Dimana, harga sebelumnya Rp20 ribu per kg turun menjadi Rp15 ribu per kg. Kali ini harga cabai merah hanya Rp10 ribu per kg," kata dia, Senin, 1 Juni 2020.

Menurut Erwin, penurunan harga cabai itu belum diketahui secara pasti penyebabnya. Sebab, persediaan stok cabai merah dibeberapa agen masih normal. Bahkan, ditingkat petani cukup melimpah.

Baca juga: Harga Anjlok, Petani Cabai di Lambar Merana

"Walau suasana ditengah pandemi Covid-19,  tapi stok cabai merah di beberapa agen dan termasuk petani masih ada. Jadi, enggak tau juga apa penyebabnya," kata dia.

Hal yang sama dikatakan Aminah (40) pedagang sayur mayur di Dermaga Bom Kalianda. Dia mengatakan saat ini harga cabai merah turun drastis. Sedangkan, untuk harga bawang merah sejak dua pekan terakhir justru bertahan tinggi.

"Kalau cabai merah memang anjlok harganya. Tapi, kalau bawang merah justru tinggi masih sebesar Rp60 ribu per kg. Bahkan, sebelum hari raya idul fitri memang sudah mahal. Kalau yang lainnya masih terbilang masih normal," katanya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar