#cabai#beritalamsel

Harga Cabai di Lamsel Rp70 Ribu

( kata)
Harga Cabai di Lamsel Rp70 Ribu
Lampost.co/ Aan Kridolaksono

KALIANDA (Lampost.co)-- Harga cabai merah keriting disejumlah pasar di kabupaten Lampung Selatan terus merangkak naik sejak bulan Ramadan 2019 lalu. Saat ini harga bahan masakan dengan rasa pedas itu mencapai Rp70ribu per kilogram. Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co dari sejumlah pedagang bumbu dapur di Pasar desa Pematangpasir kecamatan Ketapang, Bakauheni, Penengahan dan Pasar Inpres Kalianda, harga cabai merah kembali merangkak naik mulai Sabtu (7/7/2019) kemarin.

"Setelah dua pekan harga cabai bertahan Rp60ribu per kg, Sabtu kemarin mulai naik menjadi Rp70ribu per kg," kata Karwiyem pedagang sayur mayur di pasar desa Pematangpasir, Kecamatan Ketapang, Minggu (7/7/2019). Menurut dia, memasuki bulan Ramadan pada akhir April lalu, harga cabai terus mengalami kenaikan secara bertahap.

"Awalnya harga cabai merah keriting Rp28 ribu naik menjadi Rp40 ribu per kg. Bertahan sebentar kemudian naik lagi hingga menembua Rp70ribu per kg," ungkapnya. Melambungnya harga cabai membuat sejumlah pedagang makanan dan ibu rumah tangga mengeluh.

"Harga cabai sudah tak terjangkau lagi. Biasanya setiap pasaran saya beli satu kilo, sekarang hanya beli serempat kilo saja," kata Siti Romlah, seorang ibu rumah tangga saat membeli kebutuhan bumbu dapur di Pasar Inpres Kalianda. Sementara Uda Yadi, pemilik rumah makan Minang Baru mengaku bingung dengan harga cabai yang cukup fantastis saat ini. "Ciri khas masakan padang itu pedas. Kalau dikurangi cabainya bisa mengurangi kenikmatan menu, kalau harga kita naikkan, nanti pelanggan kabur semua. Akibat kebutuhan bumbu dapur melambung tinggi, kami jadi bingung," ujarnya.

Aan Kridolaksono



Berita Terkait



Komentar