hargacabaicabai

Harga Cabai di Lampung Utara Mulai Turun

( kata)
Harga Cabai di Lampung Utara Mulai Turun
Sutaman, pedagang sayuran di Pasar Sentral Kotabumi saat melayani pembeli, Jumat, 31 Januari 2020. Lampost.co/Yudi

KOTABUMI (Lampost.co) -- Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional Lampung Utara turun menjadi Rp42 ribu per kilogram, Jumat, 31 Januari 2020. Sebelumnya harga cabai masih bertahan di angka Rp46 ribu per kilogram. 

Pedagang sayur di Pasar Sentral Kotabumi, Sutaman mengatakan sudah dua hari ini harga cabai merah di pasaran mengalami penurunan. Dari sebelumnya Rp46 ribu/kilo, turun menjadi Rp42 ribu/kilo. Sedangkan harga bawang putih malah mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp30 ribu/kilo naik menjadi Rp32 ribu/kilo. 

"Untuk harga bawang merah dan cabai rawit saat ini masih stabil di kisaran Rp35 ribu/kg," ujarnya, Jumat, 31 Januari 2020. 

Terpisah Kepala Bidang Holtikultura Dinas Pertanian setempat, Griya Suryana Adhitama di ruang kerjanya menuturkan pihaknya optimis harga cabai merah di Lampura akan kembali normal di kisaran harga Rp34 ribu/kg sampai Rp37 ribu/kilo saat panen raya cabai di wilayah sentra penghasil cabai seperti di Kecamatan Abung Selatan, dan Abung Semuli. 

"Minggu depan akan ada panen raya cabai merah di sentra penghasil cabai, sehingga harga cabai di pasar tradisional akan tertekan ke harga normal," tuturnya. 

Ia menambahkan tingginya harga cabai merah saat ini karena kurangnya pasokan barang dari petani di Lampura. Hal itu, dapat di lihat dari data yang dihimpun di 2018 lalu, tercatat dari luas areal  175 hektar (ha)  produktifitas mencapai 30.859 ton dan pasokan barang itu terserap di pasar tradisional. Sedangkan di 2019, data produktifitas hasil panen tidak tercatat sebab terbentur kemarau panjang selama enam bulan, Mei-Oktober 2019 lalu. 

"Petani di Lampura menanam cabe merah mulai November-Desember 2019 saat curah hujan mulai stabil sehingga diperkirakan usia tanam cabai pada Januari 2020 ini berkisar 2-3 bulan atau mulai masuk usia panen walaupun panennya  belum serentak," tambahnya.

 

Winarko



Berita Terkait



Komentar