#beritalampung#bandarlampung#ekbis

Harga Cabai di Bandar Lampung Mulai Merosot

( kata)
Harga Cabai di Bandar Lampung Mulai Merosot
Sulis, penjual bumbu dapur di Pasar Pasir Gintung. Lampost.co/Yudi Wijaya


Bandar Lampung (Lampost.co): Harga kebutuhan bumbu dapur yakni cabai di Kota Bandar Lampung mengalami penurunan sejak seminggu terakhir.

Data yang dihimpun Lampost.co, Selasa, 26 Juli 2022, di sejumlah pasar tradisional Bandar Lampung, untuk cabai merah harganya kembali turun menjadi Rp75 ribu per kilo. Sebelumnya komoditas bumbu masak tersebut sempat naik mencapai harga Rp105 ribu per kilo. Sementara untuk harga 1/4 kilo cabai merah Rp20 ribu.

Kemudian untuk harga cabai jenis caplak atau yang lebih dikenal dengan cabai setan sempat dihargai Rp120 ribu per kilo, turun menjadi Rp75 ribu. Selanjutnya, cabai rawit harga semula Rp100 ribu per kilo menjadi Rp75 ribu per kilo. Kemudian cabai hijau besar dari harga Rp70 ribu per kilo turun menjadi Rp50 ribu per kilo atau untuk 1/4 kilo Rp13 ribu.

"Sekarang pembeli mulai sepi sekitar 1 mingguan ini. Jadi harganya turun," kata Sulis, pedagang di Pasar Pasir Gintung.

Sementara itu, harga bawang merah juga turut turun dari Rp70 ribu per kilo menjadi Rp50 ribu per kilo. Sedangkan bawang putih dan bawang bombai masih bertahan di harga Rp25 ribu per kilo.

Selain itu, harga tomat juga turun dari semula Rp25 ribu per kilo, saat ini menjadi Rp15 ribu per kilo. Selanjutnya, rampai atau cung kediro turun dari Rp40 ribu per kilo manjadi Rp18 ribu per kilo.

Adi Sunaryo






Berita Terkait



Komentar