#hargapangan

Harga Beras di Lamsel Diprediksi Stabil Hingga Akhir 2022

( kata)
Harga Beras di Lamsel Diprediksi Stabil Hingga Akhir 2022
Pedagang beras di Lamsel. Lampost.co/Perdhana


Kalianda (lampost.co) -- Harga beras di Lampung Selatan (Lamsel) relatif stabil ditengah gejolak berbagai bahan pokok. Bahkan, harga komoditas tersebut diprediksi tetap terjaga hingga akhir 2022. 

Berdasarkan pantauan Lampost.co di pasar Kecamatan Sidomulyo, harga beras jenis IR-64 kualitas premium Rp13 ribu per kg, medium Rp11 ribu per kg, biasa Rp10 ribu per kg, dan jenis Muncul Rp8.500 per kg.

"Ada kenaikan harga beras Muncul Rp500/kg, selain itu harga normal," kata Zubaidah (45), seorang pedagang, Senin, 11 Juli 2022. 

Menurut dia, harga semua jenis beras relatif stabil dalam enam bulan terakhir. Meski ada kenaikan pun tidak begitu signifikan. "Sepanjang tahun ini, harga normal tidak ada perubahan signifikan," ujarnya. 

Pedagang di pasar Kecamatan Candipuro, Anto (67), mengatakan harga beras tetap stabil di tengah beberapa komoditas pangan yang melonjak tajam. Sebab, pasokan beras dari petani lokal saat ini berlimpah. 

"Pasokan beras dari petani lancar, jadi harga stabil," kata . 

Menurutnya, harga komoditas utama pangan tersebut akan tetap bertahan hingga penghujung tahun. "Masih seperti ini harganya, karena beberapa bulan lagi panen," ujarnya. 

Sementara itu, sehari setelah perayaan hari raya Iduladha 1443 H, harga telur ayam ras turun Rp500 per kg menjadi Rp27.500 per kg. Perubahan harga telur ayam ras sangat berpengaruh terhadap pakan, ketersediaan dan permintaan, sehingga dalam hitungan jam bisa naik atau turun. 

"Pengaruh paling besar terhadap harga pakan, maka harganya cepat berubah," ujarnya.

Effran Kurniawan






Berita Terkait



Komentar