#ekbis#hargaberas#stokberas#beritalamsel

Harga Beras di Lamsel Berangsur Turun

( kata)
Harga Beras di Lamsel Berangsur Turun
Harga semua jenis beras di Beberapa kecamatan di Lampung Selatan, berangsur turun. Lampost.co/Perdhana


Kalianda (Lampost.co): Pekan pertama bulan suci Ramadan 1441 H, harga semua jenis beras di beberapa kecamatan di Lampung Selatan, mulai turun. Diperkirakan harga beras akan terus turun seiring dengan panen raya gabah musim tanam rendeng di beberapa kecamatan sekitar. 

Terpantau harga beras jenis Muncul saat ini seharga Rp9 ribu per kilo, IR-64 kualitas medium Rp11 ribu per kilo, kualitas biasa Rp10 ribu per kilo, dan dan kualitas asalan Rp9.500 per kilo.

"Harga sudah mulai turun sejak beberapa hari yang lalu," kata Suratno (47) salah seorang pedagang di Pasar Candipuro, Rabu 29 April 2020. 

Sebelumnya di pasar setempat, harga beras jenis muncul Rp9.500 per kilo, IR-64 kualitas medium Rp12 ribu per kilo, biasa Rp11 ribu per kilo, dan asalan Rp10 ribu per kilo.

"Alami turun harga kisaran Rp500-Rp1.000 per kilonya," ujarnya, Rabu, 29 April 2020.

Menurutnya stok beras terus berlimpah, seiring waktu mendekati waktu puncak panen raya gabah musim tanam rendeng di kecamatan setempat.

"Sudah hampir puncak panen, jadi stok beras berlimpah," ujar dia. 

Hal senada diungkap pedagang lainnya, jika harga beras di musim tanam rendeng tahun ini akan alami turun harga yang signifikan. 

"Di perkiraan harga akan terus berangsur turun," ujar Jamilah (38) salah seorang pedagang di Pasar Sidomulyo. 

Diduga, turunnya harga beras signifikan disebabkan para pengepul spekulan yang berasal dari luar daerah tidak masuk ke wilayah kecamatan setempat.

"Kemungkinan mereka tidak berani masuk karena takut virus korona Covid-19," katanya.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar