#telur#minyakgoreng

Harga Aneka Kue di Lamteng Terkerek Mahalnya Telur dan Minyak Goreng

( kata)
Harga Aneka Kue di Lamteng Terkerek Mahalnya Telur dan Minyak Goreng
Salah satu perajin kue, Maya, mengaku terpaksa menaikkan harga dagangannya menyesuaikan mahalnya harga telur di Pasar Bandarjaya, Lamteng, Kamis, 30 Desember 2021. Lampost.co/Tedjo Waluyo


Gunungsugih (Lampost.co) -- Kenaikan harga telur ayam di Bandarjaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) mulai berdampak pada mahalnya harga aneka kue yang ada di wilayah tersebut. Kenaikan harga telur sebagai bahan pokok pembuatan kue itu dirasakan sejak tiga pekan terakhir. 

Salah satu perajin kue, Maya, mengaku terpaksa menaikkan harga dagangannya menyesuaikan mahalnya harga telur di pasaran. Kue lapis legit yang biasanya ia jual Rp150/loyang, kini naik menjadi Rp160/loyang. Sementara untuk kue karamel dari Rp40 ribu/loyang naik menjadi Rp45 ribu/loyang.  

"Biasanya saya memproduksi tujuh jenis kue dengan menghabiskan telur sampai satu peti isi 15 kilogram dan minyak goreng sebanyak 15 liter. Keduanya sebagai bahan baku utama," kata Maya, Kamis, 30 Desember 2021. 

Baca: Ini Penyebab Harga Telur di Bandar Lampung Meroket

 

Maya menegaskan tak berani menyiasati kenaikan harga tersebut dengan mengurangi porsi telur dan minyak dalam adonan. Terutama, kata dia, akan sangat berpengaruh pada kualitas kue brownis, lapis legit, maupun bolu karamel.

"Untuk menyiasati kenaikan harga telur terpaksa kita naikkan juga harga kuenya," tegas dia.

Dia menceritakan, harga telur saat ini telah mencapai Rp425 ribu/peti.

"Jadi per kilogramnya Rp28 ribu. Sementara harga eceran di Pasar Bandarjaya sudah di angka Rp30 ribu per kilogram," terang Maya.

Maya berharap agar pemerintah secepatnya mengeluarkan kebijakan untuk menyetabilkan harga telur dan minyak goreng agar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat kembali menjalankan usahanya dengan lancar.

"Supaya tidak ada kendala dalam hal bahan baku," pungkas dia. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar