#tajuklampungpost#anggotadewan#dprd#legislatif

Harapan pada Dewan Baru

( kata)
Harapan pada Dewan Baru
Ilustrasi. (Google Images)

SEJUMLAH daerah di Lampung sudah menetapkan anggota DPRD terpilih periode 2019--2024. Selain diisi wajah lama, ada juga anggota baru yang lolos menjadi wakil rakyat.

Pengesahan penetapan calon legislatif terpilih setelah gugatan pileg di Mahkamah Konstitusi selesai. SK penetapan diberikan kepada KPU kota/kabupaten ataupun KPU provinsi paling lambat lima hari setelah putusan MK dibacakan.

Setelah ditetapkan, SK dikirimkan sesuai tingkatan. KPU kota/kabupaten mengirimkan kepada gubernur, sedangkan KPU provinsi mengirimkan kepada mendagri. Jadi pelantikan anggota DPRD kota/kabupaten menggunakan SK gubernur, sedangkan SK mendagri untuk anggota DPRD provinsi.

Daerah di Lampung yang sudah menetapkan calon legislatif terpilih, di antaranya DPRD provinsi, DPRD Bandar Lampung , Lampung Timur, Tulangbawang Barat, Lampung Utara, Pesawaran, dan Pringsewu.

Kita layak memberikan selamat kepada para caleg yang terpilih untuk duduk di kursi dewan yang terhormat. Harus diakui, perjuangan mereka untuk mendapatkan kursi anggota dewan tidak diraih dengan mudah.

Mereka mengorbankan harta dan waktu untuk bisa terpilih. Kampanye mereka lakukan untuk menarik para pemilih memilihnya.

Untuk menarik hati masyarakat pemilih, mereka menjual berbagai macam program dan janji yang intinya bertujuan menyejahterakan masyarakat luas.

Kini apa yang mereka janjikan harus mereka penuhi saat sudah dilantik dan menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Janji merupakan utang yang harus direalisasikan mereka kepada para konstituennya.

Tuntutan dari para konstituen agar para wakilnya merealisasikan janjinya sangat wajar. Sebab, keterpilihan mereka juga tidak lepas dari suara yang diberikan para pemilihnya.

Memang terkadang janji para anggota dewan tinggal janji belaka. Jika sudah enak di duduk di kursi empuk, mereka seakan terlena dan lupa dengan apa yang mereka janjikan dulu. Hal itu selayaknya tidak boleh dilakukan para anggota dewan.

Padahal, memenuhi janji menunjukkan integritas dari anggota dewan itu sendiri. Sebagai anggota dewan mereka harus menunjukkan integritas yang baik sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik pula.

Mereka juga hrus jujur dalam mengemban amanat yang telah diberikan. Jangan sampai amanat dari para konstituen digunakan untuk hal-hal yang tidak elok, seperti mengorupsi uang rakyat.

Sebab, banyak di antara wakil-wakil rakyat terdahulu yang harus beruurusan dengan aparat hukum, seperti tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan transaksi ilegal.

Kita berharap anggota dewan yang akan segera dilantik itu menunjukkan integritasnya sebagai wakil rakyat yang amanah. Apa yang menjadi kewajibannya kepada rakyat harus dilakukan tanpa mencederai rambu-rambu yang ada.

Diharapkan anggota dewan yang baru bisa memperbaiki apa-apa yang tidak berjalan di masa sebelumnya demi kemaslahatan seluruh masyarakat. Jangan ada lagi anggota yang berani mempermainkan kepentingan rakyat untuk kepentingan pribadi. Sebab, mereka duduk di kursi dewan sebagai kepanjangan tangan rakyat yang memilihnya untuk menyuarakan kepentingan rakyat.

Anggota dewan merupakan tugas mulia yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab. Pertanggungjawababn tidak hanya kepada rakyat yang memilih saja tapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. Untuk itu, diharapkan anggota dewan yang baru bisa membawa perubahan signifikan yang bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat luas.

Tim Redaksi Lampung Post



Berita Terkait



Komentar