#Ekonomi#Bisnis#VirusKorona

Hampir 50 Persen Unit Usaha Terdampak Korona

( kata)
Hampir 50 Persen Unit Usaha Terdampak Korona
Ilustrasi pemutusan hubungan kerja (PHK)/Medcom.id

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dampak dari covid-19 amat terasa di sektor usaha. Hampir 50 persen unit usaha di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIMPI) harus gulung tikar.

Pandemi korona menyebabkan performa berbagai unit usaha turun drastis. Akibatnya, Pemutusan Hak Kerja (PHK) mau tak mau terpaksa dilakukan para pengusaha kepada sejumlah karyawan.

"Saat ini lebih dari 50 persen dari jumlah keseluruhan unit usaha yang tergabung dalam HIPMI harus menutup usahanya dan melakukan PHK dan merumahkan karyawan," ujar BPD HIPMI Lampung, Arie Nanda Djausal kepada Lampost.co, Selasa, 12 Mei 5.

Ia juga menambahkan merumahkan sejumlah karyawan dari beberapa usaha yang tergabung dalam HIPMI berdampak ke karyawan yang terpaksa tidak mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).

"Menurut kami, tidak dilakukan pemberian THR kesejumlah karyawan yang dirumahkan maupun tidak itu hal wajar. Sebab, menghadapi krisis ditengah covid-19 sangat memberatkan sejumlah pengusaha," kata dia.

Ia juga mengatakan jika masih ada perusahaan yang tidak melakukan PHK merupakan prestasi yang sangat baik. Karena pengusaha tersebut dapat dianggap mampu memberikan pelayanan terbaik untuk karyawannya.

"Masih ada juga anggota kami yang tidan PHK atunpun rumahkan karyawan, dan THR tetap diberikan hanya saja mungkin sistemnya tidak semudah sebelum Corona ini," katanya.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar