#Pertanian#Metro

Hama Keong dan Tikus Jadi Momok Petani Metro di Musim Hujan

( kata)
Hama Keong dan Tikus Jadi Momok Petani Metro di Musim Hujan
Petani di Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur sedang membacak sawah/Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Petani di Kota Metro mengeluhkan hama keong dan tikus pada Masa Tanam (MT) Satu.

Diketahui pada MT Satu ini kondisi dan cuaca di wilayah setempat memasuki musim hujan yang mempermudah perkembangan keong pemakan akar pohon padi.

"Musim tanam ini di barengi musim hujan, biasanya keong banyak banget di musim ini," ujar salah satu petani di Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Solikin, Minggu, 20 Desember 2020.

Dia menjelaskan, hama keong tersebut menyerang tanaman padi pada akarnya. Untuk mengatasinya, Solikin melakukan penyemprotan obat pembasmi hama.

"Kalau hama keong kami biasanya kuat diobat pembasmi keong sebelum menanam dan setelah menanam benih. Dengan itu benih padi bisa terbebas dari serangan keong," ujar dia.

Sementara itu, pada MT Satu ini, Solikin mengaku tidak mendapat jatah benih dari pemerintah setempat. Benih padi ia peroleh dengan cara membeli.

"Sebenarnya sangat tertolong kalau ada bantuan benih, karena benih yang dibeli sendiri itu lumayan mahal," kata dia.

Di tempat terpisah, Purnomo yang juga petani di kelurahan setempat yang baru membajak sawah mengatakan, pihaknya akan segera menanam walaupun ia mendapatkan air secara terlambat.

"Sawah kami kedatangan airnya terlambat, jadi baru di bajak sekarang ini. Kalau MT satu ini biasanya hasil panen nya bagus, jadi kami harus segera menanam juga agar tidak tertinggal air nya nanti," kata dia.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar