#hpn#mediamassa#hoaks

Hadapi Perubahan Digital, Media Massa Perlu Penguatan Wartawan yang Memiliki Wawasan

( kata)
Hadapi Perubahan Digital, Media Massa Perlu Penguatan Wartawan yang Memiliki Wawasan
Foto: Lampost.co/Candra Putra Wijaya

SURABAYA (Lampost.co)--Menghadapi perubahan digitalisasi, media massa perlu penguatan wartawan yang memiliki wawasan serta daya saing dalam menyajikan informasi sesuai fakta agar tidak kalah akurat dibandingkan media sosial.

Hal itu dikatakan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara ketika membuka Konvensi Nasional Media Massa yang dihadiri oleh Ketua Dewan Pers Yoseph Adi Prasetyo, Ketua Umum PWI Atal S Depari, serta para tokoh pers, seperti Bagir Manan dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo di Hotel Sheraton, Surabaya, Jumat (8/2/2019).

"Menghadapi digitalisasi ini, media massa perlu tenaga profesional. Untuk itu, Dewan Pers telah melakukan uji kompetensi wartawan agar media massa dapat eksis dan bersaing dalam menyajikan informasi-informasi yang lebih akurat. Khususnya di dalam daring atau media sosial cukup mengkhawatirkan belakangan ini, " kata Rudiantara.

Hal senada dikatakan Ketua Dewan Pers Yoseph Adi Prasetyo. Menurutnya, hingga saat ini jumlah media massa lebih dari 47 ribu media. Dari jumlah tersebut hanya ada sekitar 4.000 yang terdaftar dan terverifikasi oleh Dewan Pers. Sisanya belum, sehingga pihaknya berupaya agar hal itu dapat dimaksimalkan.

"Kami berharap kepada yang belum terverifikasi dapat segera, sehingga penyebaran arus informasi dapat lebih bermanfaat di tengah-tengah kegamangan akibat derasnya arus media sosial, " ungkapnya.

Candra Putra Wijaya/Fajar Nofitra*

Berita Terkait

Komentar