#liburpanjang#dirumah

Habiskan Libur Panjang dengan Kegiatan Positif di Rumah

( kata)
Habiskan Libur Panjang dengan Kegiatan Positif di Rumah
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan masyarakat bisa memanfaatkan libur panjang akhir Oktober 2020 dengan hal positif di rumah.

"Jika memang mengharuskan bepergian keluar kota tidak masalah, saya harap dan imbau menerapkan protokol kesehatan di mana pun berada, baik dalam kendaraan pribadi apalagi kendaraan umum," kata dia dalam kegiatan press conference Covid dalam Angka: Antisipasi Penyebaran COVID-19 Saat Liburan, Rabu, 21 Oktober 2020.

Namun, menghabiskan libur panjang dengan aktivitas di rumah bukanlah sesuatu yang tidak memungkinkan. Sebab, banyak kegiatan yang dapat dilakukan, ditambah lagi dengan libur di rumah, keakraban antaranggota keluarga semakin erat.

"Libur di rumah bisa jadi solusi, misal untuk yang hobi menonton film, bisa habiskan waktu dengan keluarga menonton film. Atau yang suka mendekor rumah, bisa juga dilakukan bersama keluarga dan pasti libur akan lebih menyenangkan," ujarnya. 

Bahkan, kata dia, jika libur dilakukan dengan bergotong royong, menjadi solusi yang patut diapresiasi. Misal, melakukan koordinasi bersama RT dan RW untuk kebersihan lingkungan dengan membersihkan selokan.

"Bisa juga kompak menanam pohon di tempat yang gersang bersama RT atau keluarga juga tak masalah. Dengan menanam pohon ini akan sangat memberikan dampak baik karena saat ini sudah masuk musim hujan sehingga hal ini sangat baik untuk menambah jumlah pohon yang ada di lingkungan kita. Kegiatan positif seperti itu sangatlah menjadi alternatif jika tak berlibur ke luar kota," katanya. 

Ia juga memberikan imbauan bagi masyarakat yang ingin bepergian ke luar kota untuk waspada akan fenomena La Nina saat ini karena sewaktu-waktu bisa saja terjadi angin puting beliung, hujan lebat, dan tempat yang memiliki potensi menimbulkan hal-hal yang berbahaya.

"Untuk yang akan ke luar kota di daerah terbuka, seperti hulu, tetap waspada dan berhati-hati. Karena alam tidak bisa dikondisikan, kita yang harus mencegah dengan menjaga diri sendiri. Masyarakat juga yang ada dan tinggal di daerah hulu yang berpotensi mendapatkan tragedi alam harus lebih berhati-hati lagi," ujarnya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar