#pendidikan

Guru Terpencil di Tanggamus Mengeluh Tidak Dapat Dana Tunjangan

( kata)
Guru Terpencil di Tanggamus Mengeluh Tidak Dapat Dana Tunjangan
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Kotaagung (Lampost.co) -- Dinas Pendidikan Tanggamus sama sekali tidak mengusulkan nama guru untuk mendapatkan dana tunjangan bagi guru wilayah terpencil di kabupaten setempat. Sebab, itu sudah menjadi keputusan Pemerintah Pusat.

Hal itu diungkapkan Kabid Ketenagaan Disdik Tanggamus Helpin Riyanda didampingi staf operator tunjangan Dadang Permadi, terkait keluhan guru SDN 2 Kejadianlom, Cukuhbalak, soal dana tunjangan guru terpencil. Disdik menegaskan hal itu sepenuhnya keputusan pusat.

"Dana tersebut diturunkan ke sekolah-sekolah tanpa adanya usulan dari Disdik. Kami tidak bisa mengubah keputusan itu," kata Helpin yang diamini Dadang.

Menurut dia, SK Kemendikbud tentang pemberian dana tunjangan tersebut diperoleh dari data Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Penetapannya atas peta wilayah khusus di Kemendes PDTT.

"Jadi bukan Disdik yang usulkan tapi berdasarkan data daerah khusus di Kemendes," ujarnya.

Sementara DD, salah satu tenaga pengajar di SDN 2 Kejadianlom, Cukuhbalak, menyesalkan sikap Disdik yang dinilai kurang peduli soal ini. Sebab, menurut dia, guru SDN 2 Kejadianlom lebih layak menerima bantuan itu dilihat dari lokasi yang benar-benar terpencil.

"Yang kami sesalkan mengapa SDN 2 Kejadianlom yang benar-benar terletak di tempat yang jauh dengan medan berat justru tidak mendapatkan bantuan," katanya.

Dia menuturkan sebelumnya Disdik Tanggamus pernah memberikan informasi melalui kepala SDN 2 Kejadianlom bahwa guru di sekolahnya mendapatkan dana bantuan itu. Namun ketika pencairan, dana tunjangan ini justru didapatkan sekolah lain di Kecamatan Cukuhbalak.

Sementara anggota DPRD Akhmadi Sumaryanto mengatakan sebaiknya Disdik Tanggamus kembali mengusulkan untuk memperbaiki data agar dana bantuan diberikan secara tepat sasaran. "Menurut saya, mungkin sebaiknya Disdik membantu untuk memperbaiki data dengan cara mengusulkan secara daring/online," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar