#pandemi#guruhonor

Guru Honor  Andalkan Tabungan Selama Pandemi

( kata)
Guru Honor  Andalkan Tabungan Selama Pandemi
Lampost.co/Umar Robbani

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sari Ngadinem, guru honor di SDN 1 Sumur Putri mengandalkan tabungan untuk bertahan di tengah pandemi Covid-19. Ia tak memiliki penghasilan selain menjadi guru honor.

Honor wanita 38 tahun itu baru dibayar jika sekolah telah menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Jika belum, maka ia belum menerima honor dari sekolah.

"Ya kalo belum dapat dana BOS, ya belum dibayar," kata dia kepada lampost.co, Kamis, 23 April 2020.

Saat masa pandemi ini, honor menjadi satu-satunya penghasilan yang diandalkannnya. Sejak mulai masa siaga Covid-19, ia mulai membatasi pengeluaran.

Sari tidak memiliki penghasilan lainnya. Sempat terpikir untuk berdagang, namun ia urungkan karena pemerintah juga melarang aktifitas di luar rumah.

"Penghasilan dari menjadi guru honor itu lah yang digunakan untuk sehari-hari," ujar perempuan yang telah mengabdi sebagai guru honor selama 10 tahun itu.

Biasanya, kebutuhannya bisa terbantu dari penghasilan suami berdagang di Jakarta. Namun, karena terdampak Covid-19, sang suami pun pulang dan menganggur.

"Sekarang suami di rumah saja, karena keadaan sedang seperti ini," tuturnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar