HariGuruGuruLampung
Hari Guru

Guru Harus Berubah dan Berkembang

( kata)
Guru Harus Berubah dan Berkembang
Khoiriah menunjukkan salah satu buku hasil karyanya.

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sebuah kebanggaan dan kehormatan bagi dunia pendidikan di Lampung sejak diadakannya program guru berprestasi. Baru tahun ini, Lampung meraih gelar guru berprestasi tingkat nasional, yakni Khoiriah guru IPA di SMPN 32 Bandar Lampung.

Sekilas nampak tidak ada yang berbeda dari guru pada umumnya, namun berkat kegigihan dan prestasinya membuat gerakan perubahan dalam dunia pendidikan, Khoiriah patut menjadi contoh teladan bagi siswa dan guru.

Salah satu metode pembelajaran yang ia terapkan di kelas ada discover learing, berfikir tingkat tinggi, dan literasi.

"Guru tugas utamanya adalah mendidik, dan tugas-tugas lain sampai dengan penilaian di akhir. Menjadi guru jangan hanya monoton berhenti sampai disitu saja. Guru harus mengupdate keilmuannya dengan siapa saja, guru harus keluar dari zona nyaman, sehingga pembelajaran lebih berkualitas," kata khoir kepada lampost.co.

Sebagai seorang pendidik, ia menyadari bahwa ilmu pendidikan terus berubah dan berkembang, begitu juga ilmu yang diimplementasikan kepada siswa. Sehingga jika tidak mengapdate ilmu pengetahuan maka akan tergulung. 

"Saya sadar saya produk lama, sehingga jika tidak mengupdate Ilmu kita akan ketinggalan. Sebagai guru tujuan saya cuma satu, yakni menjadi guru yang berkualitas dan profesional. Saya tidak berfikir akan menjadi guru berprestasi bahkan pada saat sudah di pusat, tapi tidak menduga Tuhan Maha baik," imbuhnya.

Ia bertekad bahwa pembelajaran kepada siswa harus berkualitas bukan hanya sekedar menunaikan kewajiban,   memberi pembelajaran berkesan, serta membawa perubahan dimasa depan. 

"Saya sadari kedepan tren kehidupan akan jauh lebih berat, makanya saya harus bekali anak. Meski sulit harus memulainya dari bawah, tapi sedikit demi sedikit mulai berubah," katanya.

Kemudian, tugas guru lainya adalah pribadi membentuk siswa, meski tidak semudah seperti membalikan telapak tangan, salah satunya lewat pembiasaan di kelas sebelum, sedang atau sesudah KBM. Keteladaan dan kedisiplinan,  

Ia berharap di Hari Guru, para guru mau melakukan perubahan, punya motivasi untuk berkembang  ada atau tidak ada pimpinan, mengajar yang benar, datang dan masuk kelas, membimbing siswa tidak hanya mencatat sampai habis, tapi berbasis kreatifitas siswa.   

"Harapan saya juga di hari guru ini harapan yang ingin saya lakukan ingin membuat sekolah sehat, bersih, karena berfikir tingkat tinggi itu berat. Seperti membuat bank sampah yang hasilnya dibelikan telur dimakan siswa, akan tetapi itu tidak bisa saya lakukan sendiri, begitu juga dengan kolaborasi dengan guru," tutupnya.

Winarko



Berita Terkait



Komentar