#covid-19indonesia

Guru Besar UI Sebut 1 dari 7 Orang Berkerumun Positif Covid-19

( kata)
Guru Besar UI Sebut 1 dari 7 Orang Berkerumun Positif Covid-19
Ilustrasi warga memakai masker saat beraktivitas di tengah kerumunan. AFP


Jakarta (Lampost.co) -- Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) Soedjatmiko mengimbau masyarakat menghindari kerumunan. Pasalnya, kerumunan menjadi celah besar penularan covid-19.

“Dari enam sampai tujuh orang yang berkerumun, ada satu yang positif covid-19,” kata Soedjatmiko seperti dikutip dari laman covid-19.go.id, Sabtu, 22 Mei 2021.

Soedjatmiko menyebut potensi penularan kian meningkat bila protokol kesehatan tidak diterapkan saat berkerumun. Misalnya, memakai masker dengan tidak benar atau bahkan tak memakai masker sama sekali.

Risiko tersebut, kata Soedjatmiko, juga berlaku bagi orang yang sudah divaksinasi sebanyak dua kali. Tidak ada jaminan penerima vaksin 100 persen kebal covid-19.

“Masih ada peluang 35 persen bagi orang sudah divaksin untuk tertular covid-19,” papar dia.

Soedjatmiko mengimbau masyarakat untuk melakukan swab antigen bila pernah berkerumun selama satu jam atau lebih. Kemudian melapor ke ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) setempat agar pelacakan kontak erat lebih mudah.

“Jangan sampai saudara kita tertular covid-19 hingga bergejala berat dan masuk rumah sakit,” tutur dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar