guruhonorerdanabos

Guru Berpenghasilan Kecil Harus Disubsidi Pulsa Internet

( kata)
Guru Berpenghasilan Kecil Harus Disubsidi Pulsa Internet
Ilustrasi. Antara

Jakarta (Lampost.co) -- Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menilai kepala sekolah harus diberi kewenangan untuk mendata guru dan siswa yang layak mendapatkan pulsa internet dari alokasi dana bantuan operasional sekolah (BOS). Sehingga pihak yang benar-benar membutuhkan bisa mendapatkan pulsa internet untuk pembelajaran daring selama belajar dan bekerja dilakukan dari rumah karena pandemi virus korona (covid-19).

"Kepala sekolah wajib mendata mendata atau dalam tanda kutip diberikan saja aturan diskresi bagi kepala sekolah. Kepsek berhak menentukan guru dan siswa yang mendapatkan kuota internet dari alokasi dana BOS," kata Wakil Sekjen FSGI, Satriwan Salim kepada Medcom.id di Jakarta, Selasa, 14 April 2020.

Menurut dia, hal itu sangat diperlukan karena masih ada guru-guru yang belum mampu apalagi sekolah-sekolah di daerah. Guru yang hanya menerima gaji di bawah Rp500 ribu dipastikan kesulitan jika tidak mendapatkan subsidi pulsa internet, ini yang mesti menjadi perhatian.

"Tidak semua guru mampu, banyak juga guru-guru bergaji Rp300 ribu, Rp500 ribu setiap bulan. Boro-boro beli kuota internet, untuk makan sehari-hari saja mereka pusing apalagi dalam keadaan seperti sekarang. Bagi saya yang menjadi perhatian khusus ini guru-guru yang pendapatannya sangat sedikit sekali," ujarnya.

Selain diskresi diharapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuat pedoman penggunaan dana BOS untuk pulsa ini. Sehingga kepala sekolah tidak perlu khawatir ketika mengalokasikan dana BOS untuk kebutuhan pulsa internet guru dan juga murid.

Bagi Satriwan, pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim bukan sebuah regulasi yang bisa menjadi payung hukum. Bagaimanapun, kata dia, aturan tertulis tetap diperlukan.

"Sebagai pedoman, supaya nanti kepala sekolah tidak kena 'kategori' menyelewengkan dana," katanya.

Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim menyebut dana BOS dapat digunakan untuk membeli pulsa kuota internet. Pulsa yang diberikan ini nantinya berguna dalam mendukung pembelajaran jarak jauh atau belajar daring.

"Dana BOS, kami di kementerian boleh digunakan untuk apa saja. Berarti kita sudah tambahkan itu untuk kuota internet buat guru dan muridnya," kata Nadiem dalam konferensi video, Kamis, 9 April 2020.

Namun keputusan untuk alokasi anggaran itu diserahkan kepada kepala sekolah masing-masing. Termasuk bagaimana skema pemberian dan siswa mana yang berhak mendapat bantuan pulsa.

Medcom



Berita Terkait



Komentar