#Erupsi#Vulkanologi#GunungMerapi

Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar 36 Kali

( kata)
Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar 36 Kali
Titik api diam dari lereng Gunung Merapi di Desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa, 5 Januari 2021. (Foto: ANTARA/Hendra Nurdiyansyah)


Yogyakarta (Lampost.co) --  Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat guguran lava pijar Gunung Merapi terjadi sebanyak sembilan kali selama Jumat, 8 Januari 2021, periode 00.00 hingga 12.00 WIB. Total Merapi muntahkan lava pijar sebanyak 36 kali.

"Teramati guguran lava pijar sebanyak 12 kali kemarin selama pukul 18.00 sampai 24.00 WIB, dengan jarak luncur maksimum 600 meter ke hulu kali krasak," ujar Kepala BPPTKG, Hanik Humaida dihubungi, Sabtu, 9 Januari 2021.

Selain itu, kata Hanik, dalam periode pengamatan yang sama juga terdengar dua kali suara guguran dari Pos Babadan dan satu kali dari Pos Kaliurang. Setelah itu, hasil pengamatan terbaru juga menunjukkan aktivitas Gunung Merapi meningkat.

Hanik mengatakan, terjadi 15 kali guguran lava pijar dalam periode pengamatan Sabtu dinihari, pukul 00.00 sampai 06.00 WIB. Catatan ini meningkat dibanding dalam masa enam jam sebelumbya.

"Jarak luncur guguran lava pijar itu maksimum 800 meter ke hulu Kali Krasak. Selain itu juga terdengar sekali suara guguran dari Pos Babadan," ungkapnya.

Hanik mengungkapkan, beberapa jenis kegempaan juga alami peningkatan. Baik gempa guguran, gempa hembusan, gempa fase banyak, gempa vulkanik dangkal, dan gempa tektonik jauh.

Status Gunung Merapi masih siaga sampai saat ini. BPPTKG mengingatkan tak boleh ada aktivitas manusia di dalam radius lima kilometer dari puncak Gujung Merapi.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar