#ekbis#hargagula#beritalampung

Gula Pasir di Bandar Lampung Kembali Langka 

( kata)
Gula Pasir di Bandar Lampung Kembali Langka 
Ilustrasi. Foto: Google Images

Bandar Lampung (Lampost.co): Warga Bandar Lampung kembali mengeluhkan langkanya stok gula pasir. Tak hanya di pasar tradisional, minimarket ataupun swalayan pun mengalami kekosongan stok gula pasir.

Pantauan Lampost.co, Jumat, 3 April 2020 di sejumlah minimarket di daerah Kedaton, Bandar Lampung kelangkaan gula pasir terjadi sejak lima hari yang lalu.

"Kita memang sudah tidak jual gula pasir sejak 5 hari lalu. Dari pusat memang tidak ada, terakhir juga jual harga Rp14 ribu yang biasanya Rp12.500," kata Boby, kepala toko minimarket.

Hal serupa terjadi di beberapa pasar swalayan seperti Chandra Mal Boemi Kedaton. Saat Lampost.co mencoba bertanya stok gula pasir. Staf mengatakan bahwa gula pasir tidak tersedia, namun masih dengan harga normal yakni Rp12.500.

"Disini sedang tidak ada stok gula pasir, namun kalau untuk warga masih di harga yang sama yakni Rp12.500," ujarnya.

Selain itu, di pasar tradisional harga gula pasir masih menginjak harga Rp16 ribu hingga Rp18 ribu per kilonya. Namun untuk gula pasir memiliki brand banyak yang kehabisan stok. Sedangkan untuk gula pasir curah banyak pedagang mengaku masih memiliki stok yang banyak.

"Gula yang ada merek lagi kosong, kalau curah banyak tapi harganya sama lagi naik belum stabil," kata Udin, pedagang di Pasar Wayhalim.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar