#covid-19#viruskorona#viruscorona#penutupanpasar

Gugus Tugas Covid-19 Tanggamus Tutup Sementara Pasar Talangpadang 

( kata)
Gugus Tugas Covid-19 Tanggamus Tutup Sementara Pasar Talangpadang 
Petugas kepolisian saat mengawal penutupan Pasar Talangpadang, Tanggamus. Dok.

Kotaagung (Lampost.co) -- Pasar Talangpadang menjadi yang kedua ditutup Gugus Tugas Covid-19 Tanggamus setelah pasar tradisional Kotaagung pada pekan lalu. Penutupan dilakukan tiga hari dimulai, Selasa, 29 September 2020.

Penghentian sementara ini berkenaan dengan adanya salah satu pedagang di pasar tersebut yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat akan menjalani kuret setelah keguguran di Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu. Pasien ke-36 Tanggamus ini berinisial Y (39) terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test mandiri. 

Penutupan ini akan berlaku sejak 29 September sampai 1 Oktober 2020. Kegiatan jual beli dihentikan sejak pukul 14.00 WIB dan mendapat pengawalan kepolisian ini berjalan lancar karena sebelumnya ratusan pedagang yang menutup toko sejak pagi hari.

Jajaran Polres Tanggamus dipimpin Kasat Binmas AKP Irfansyah Panjaitan dan Kapolsek Talangpadang Iptu Khairul Yassin Ariga. Tim gabungan melakukan penyisiran dan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan Covid-19.

Berita terkait: Pelanggar Protokol Kesehatan di Pasar Kotaagung Diberikan Sanksi

Menurut AKP Irfansyah Panjaitan, Polres Tanggamus menerjunkan sejumlah personel serta kendaraan penyuluhan Sat Binmas. "Kami bergabung dengan tim gabungan menindaklanjuti surat BPBD nomor 800/1062/40/2020 tanggal 29 September 2020," katanya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya.

Camat Talangpadang Agustam mengatakan penutupan sementara Pasar Talangpadang ini guna memutus mata rantai penularan Covid-19. Penutupan berlaku bagi semua toko di sekitaran Pasar Talangpadang, termasuk pasar modern Alfamart dan Indomart.

Gugus Tugas Covid-19 Tanggamus selama penutupan ini akan melakukan sterilisasi dan penyemprotan disinfektan secara merata di lokasi pasar. Selain itu, juga akan digelar operasi yustisia oleh tim penegakan disiplin protokol kesehatan.

"Sedangkan rapid test massal rencananya akan dilaksanakan pada hari keempat yakni 2 Oktober," kata dia.

Agustam menjelaskan kini pasien sedang menjalani isolasi di RSUD Batin Mangunang. Sampel swab yang berhubungan erat dengan pasien juga akan diambil, yaitu suami, dua anak, dua orangtua, dan dua karyawan toko pasien.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar