gubernurisolasi

Gubernur Panggil Bupati dan Wali Kota Bahas Ruang Isolasi Terbatas

( kata)
Gubernur Panggil Bupati dan Wali Kota Bahas Ruang Isolasi Terbatas
FOTO: Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi di UIN Raden Intan Lampung, Jumat, 13 November 2020. SUKISNO/Lampost


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung akan memanggil Bupati/Wali Kota di 15 Kabupaten/Kota di Bumi Ruwai Jurai untuk menyikapi persoalan keterbatasannya tempat tidur dan ruang isolasi untuk pasien covid-19. Apalagi setiap harinya angka kasus terkonfirmasi covid-19 terus meningkat.


Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi dengan Bupati/Walikota di 15 Kabupaten/Kota dan stakeholder terkait menyikapi penuhnya tempat tidur dan keterbatasan ruang isolasi untuk pasien covid-19 yang ada di Bumi Ruwai Jurai. Pihaknya secara bersama-sama mencarikan solusi mengenai persoalan yang sedang terjadi.


"Saya belum koordinasi dengan Kabupaten dan Kota. Persoalan perkembangan pasien yang terinfeksi covid-19 kita carikan solusi. Dalam dua tiga hari ini saya akan memanggil Bupati dan Walikota, apalagi yang zonanya masuk orange dan merah," kata Arinal usai bersepedah bersama di UIN Raden Intan Lampung, Jumat, 13 November 2020.


Ia mengatakan persoalan covid-19 harus disikapi secara bersama. Dengan doa kepada Yang Maha Kuasa dan usaha semua pihak untuk sama-sama melewati pandemi covid-19 ini. Pihaknya juga sudah membuat surat edaran, peraturan gubernur dan aturan lainnya untuk menyikapi pandemi, kedepan akan lebih tegas lagi memutus rantai penyebaran pandemi ini.


"Bandar Lampung masuk zona merah. Maka kata kuncinya kita semua masyarakat dan pemerintah harus sadar protokol kesehatan. Para pejabat didalam menjalankan tugas jangan keluar daerah dulu, saya sudah buat surat edaran, saya juga akan mengingatkan lebih keras lagi agar tidak keluar daerah," kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung ini


Kemudian disingung mengenai langkah kedepan untuk menyiapkan ruang isolasi dan tempat tidur atau alternatif untuk menyiapkan tempat isolasi bagi pasien covid seperti di hotel-hotel, wisma-wisma milik pemerintah, Rumah Sakit Pendidikan Universitas Lampung, komplek perkantoran Kota Baru dan sebagainya. Ia akan berkoordinasi terlebih dahulu bersama jajarannya sebelum mengeluakan keputusan.


"Itu keputusannya setelah saya berkoordinasi dengan kabupaten/kota. Saya tidak bisa mengambil keputusan yang belum ditunjang oleh situasi dan kondisi serta koordinasi," katanya. 


Sementara jumlah tempat tidur di RS Rujukan Covid-19 Provinsi Lampung pertanggal 12 November 2020 yang kapasitas ruangan isolasinya sudah penuh 100% meliputi RSUD A Dadi Tjokrodipo 5 tempat tidur, RS Bhayangkara (13), RSU Imanuel (11), RSU Sukadana (21), RSU Pertamina Bintang Amin (15), RSU Graha Husada (18), RSU Bumi Waras (7), RSU Advent (13), RSU Natar Medika (5), dan RSU Mitra Husada (3),

Sementara, RSUD Abdul Moeloek jumlah tempat tidur ada 70 dan terisi 60 sisa 10 kosong atau terpakai 85,71%. RSUD Ahmad Yani Metro terpakai 66,67%. Kemudian RS TK IV 02.07.04 terpakai 75%, RSUD Ragab Begawe Caram terpakai 71,43%, RSU Urip Sumoharjo terpakai 97,67%, RS Airan Raya terpakai 91,67%, dan RS Mardi Waluyo terpakai 90%. 

 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar