#Metro#GubernurLampung

Gubernur Lampung Hadiri Peresmian Gedung Sessat Agung Kota Metro

( kata)
Gubernur Lampung Hadiri Peresmian Gedung Sessat Agung Kota Metro
Dok: Kominfo Metro


Metro (Lampost.co): Pemerintah Kota (Pemkot) Metro meresmikan Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai (GSA-BSW) pada Sabtu, 5 Desember Kemarin. Dalam peresmian tersebut hadir juga Gubernur Lampung Arinal Djunaidi beserta jajaran.

Peresmian ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh gubernur dan Walikota Metro Achmad Pairin didampingi Wakil Walikota, Djohan.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Metro yang berhasil membangun gedung sebagai ikon kota pendidikan.

"GSA-BSW ini salah satu bukti komitmen Pemkot Metro dalam upaya pelestarian budaya. Semoga gedung ini bukan sekadar menjadi ikon. Lebih dari itu bisa bermanfaat untuk pengembangan masyarakat Kota Metro, sekaligus mendukung terwujudkan visi sebagai kota pendidikan dan wisata keluarga," kata dia.

Dia mengingatkan, Pemkot Metro untuk terus memperkuat sinergi pelaksanaan program pembangunan dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Termasuk dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19.

"Senergi antara pemerintah daerah, provinsi dan pusat menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan. Termasuk dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19," imbaunya.

Sementara itu, Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan terima kasih atas kehadiran gubernur untuk meresmikan GSA-BSW. Menurut Pairin, kehadiran Gubernur di Kota Metro menjadi motivasi seleruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk semakin optimal melaksanakan program pembangunan di berbagai bidang.

Pada kesempatan itu, walikota juga memaparkan terkait proses pembangunan GSA-BSW. 

"Nama Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai bermakna sebagai gedung pertemuan besar bagi masyarakat di kota berselogan Bumi Sai Wawai ini, serta sebagai salah satu wujud upaya pelestarian budaya Lampung di Kota Metro," kata Pairin.

Dia menjelaskan, luas total bangunan yakni 5.335 M² yang terdiri lantai bassement seluas 2.310 M², lantai satu  2.600 M² dan lantai dua seluas 425 M² yang terdiri pada lahan seluas 6.200 M².  

Adapun pembangunan telah menghabiskan biaya sebesar Rp47 miliar dengan rincian  anggaran tahap satu Rp26 miliar, anggaran tahap dua Rp16 miliar dan anggaran tahap ketiga sebesar Rp5 miliar. 

"Kami berharap gedung ini dapat memberikan manfaat yang sebaik  Bagi masyarakat Kota Metro dan dapat menjadi salah satu ciri khas kota yang membanggakan," ujarnya.

Tampak hadir Wakil Walikota Metro, Forkopimda, Ketua dan Anggota DPRD, Para Calon Walikota periode 2021-2026,  Pj. Sekda, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD se-Kota Metro, Para Pimpinan Instansi  dan Perbankan Kota Metro. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar