#penanganancovid-19

Gubernur, Kajati, dan BPKP Teken Pencegahan Korupsi Dana Covid-19

( kata)
Gubernur, Kajati, dan BPKP Teken Pencegahan Korupsi Dana Covid-19
Penandatanganan kesepakatan bersama tentang pendampingan akuntabilitas dana penanggulangan dan pencegahan covid-19 di Lampung. Agenda tersebut di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Senin, 15 Juni 2020. Dok ADPIM


Bandar Lampung (Lampost.co) --Pemerintah Provinsi Lampung berupaya agar semua kegiatan dalam upaya percepatan penanganan covid-19 terlaksana dengan baik dan tidak menyalahi aturan yang ada. Hal itu tidak lepas agar di kemudian hari tidak muncul permasalahan.

Untuk itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Diah Srikanti dan Kepala Perwakilan BPKP Lampung Kisyadi menandatangani kesepakatan bersama tentang pendampingan akuntabilitas dana penanggulangan dan pencegahan covid-19 di Lampung. Penandatanganan yang dilakukan di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Senin, 15 Juni 2020, bertujuan mencegah korupsi, kolusi, dan nepotisme pada pengadaan barang dan jasa terkait dana penanggulangan dan pencegahan covid-19 di Lampung, termasuk 15 kabupaten/kota.

"Dengan ditandatanganinya kesepakatan bersama ini, kami berharap pelaksanaan kegiatan, relokasi anggaran serta pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan covid-19 di Lampung dapat dilaksanakan dengan baik," ujar Gubernur dalam siaran resminya.

Adanya kerja sama ini juga diharapkan adanya peningkatan koordinasi antarinstitusi pemerintah daerah, Kejaksaan, dan BPKP serta instansi terkait. Peningkatan koordinasi tersebut meliputi pendampingan dan pengawasan terhadap akuntabilitas keuangan daerah, pencegahan, pendampingan hukum, monitoring, evaluasi, dan tindakan lain.

"Ini guna pencegahan korupsi, kolusi, dan nepotisme pada pengadaan barang dan jasa terkait dana penanggulangan dan pencegahan covid-19 di Lampung termasuk 15 kabupaten/kota," katanya.

Arinal menyebutkan ada beberapa upaya yang akan dilakukan pemprov, di antaranya memastikan refocusing anggaran agar dapat diimplementasikan dengan cepat sesuai teknis yang sudah ditetapkan dan peningkatan bidang kesehatan. Kemudian, mempercepat dan meningkatkan program terkait kelompok ekonomi yang paling rentan dalam memenuhi kebutuhan hidup, seperti program keluarga harapan, bantuan dana tunai, kartu prakerja, dan jaminan keberlangsungan. Lalu, insentif dalam sektor transportasi dan industri padat karya serta menjaga stabilitas ekonomi juga membangun kepercayaan masyarakat.

"Semoga kegiatan ini memberi manfaat pelaksanaan penanggulangan covid-19 di Lampung," katanya.

Sementara itu, Kajati Diah Srikanti mengatakan pihaknya berharap dapat memberikan sumbangsih kepada Lampung, baik jajaran pemerintah maupun masyarakat dengan bergandengan bersama dalan membantu upaya-upaya penanggulangan dan pencegahan covid-19.

"Kami mengharapkan pelaksanaan kegiatan penanggulangan dan pencegahan covid-19 di Lampung dapat berjalan cepat dan tepat. Cepat dalam pelaksanaan dan tepat sasarannya serta tepat pertanggungjawabannya," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar