#ekbis#bisnislampung#bi#transformasidigital

Gubernur Dorong Transformasi Digital Jadi Alternatif Transaksi Pemda

( kata)
Gubernur Dorong Transformasi Digital Jadi Alternatif Transaksi Pemda
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi secara resmi membuka acara puncak Pekan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) atau Standar Nasional Pembayaran Digital Provinsi Lampung Tahun 2020, di halaman Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Lampung.


Bandar Lampung (Lampost.co): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi secara resmi membuka acara puncak Pekan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) atau Standar Nasional Pembayaran Digital Provinsi Lampung Tahun 2020, di halaman Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Lampung, Bandar Lampung, Minggu, 15 Maret 2020.


Gubernur Arinal mengungkapkan dirinya akan mendorong transformasi digital sebagai terobosan alternatif pembayaran transaksi pemerintah daerah (Pemda).

"Kebijakan ini merupakan suatu terobosan yang baik guna mendorong digitalisasi daerah, dimana pembayaran menggunakan QR dapat diimplemetasikan di berbagai sektor termasuk sebagai salah satu alternatif pembayaran dalam upaya elektronifikasi transaksi Pemda," ujar dia.

Gubernur Arinal menjelaskan Indonesia sedang mengalami transformasi digital dalam berbagai aspek. Digitalisasi telah mengubah konsep bagaimana proses bisnis dilaksanakan, bagaimana perusahaan berinteraksi, dan bagaimana konsumen akan mendapatkan layanan, informasi, dan barang. 

Hal ini sebagai dampak dari inovasi teknologi yang berkembang pesat. "Perubahan perilaku masyarakat dan dunia usaha ke arah digital menjadi suatu konsekuensi logis bagi pemerintah dan otoritas terkait untuk kebaikan bangsa," jelas Gubernur.

Oleh karena itu, lanjut Gubernur, digitalisasi ini sangat penting dan diharapkan semua pihak bersama-sama berupaya agar layanan ini lebih cepat, bermanfaat, dan efisien.

"Saya memandang penting untuk mendorong transformasi digital yang salah satunya dilaksanakan melalui percepatan dan perluasan digitalisasi sistem pembayaran non-tunai di daerah sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi," kata Gubernur.

Gubernur menilai Bank Indonesia melalui kebijakan QRIS telah menstandardisasi pembayaran menggunakan kode QR sehingga menjadi lebih efisien, cukup menggunakan satu kode tunggal untuk seluruh aplikasi pembayaran.

Gubernur Arinal mengatakan akan terus mendukung program elektronifikasi transaksi pemerintah daerah sebagai upaya mewujudkan peningkatan efisiensi dan optimalisasi penerimaan daerah, serta mendorong efektivitas pengelolaan dana Pemda dengan tetap mengedepankan transparansi dan good governance. 

"Saya yakin hal ini tidak saja berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah dan perluasan akses keuangan, namun di sisi masyarakat juga meningkatkan kecepatan dan kemudahan pembayaran," katanya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar