#Covid-19Lampung#Vaksin

Gubernur Arinal Siap Jadi Orang Pertama Vaksinasi untuk Lansia

( kata)
Gubernur Arinal Siap Jadi Orang Pertama Vaksinasi untuk Lansia
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi menyetujui vaksin Covid-19 Sinovac untuk digunakan usia di atas 60 tahun. Menanggapi hal tersebut Gubernur Lampung Arinal Djunaidi siap menjadi orang pertama di Lampung yang disuntikan vaksinasi tersebut.

"Kapan vaksin itu diberikan maka saya orang pertama. Umur saya 64 tahun. Ada vaksin untuk usia 60 tahun saya siap. Tidak ada istilah takut, ada langkah lanjut untuk vaksin lebih lanjut," kata Arinal Djunaidi di Mahan Agung, Senin, 8 Februari 2021.

Sementara itu Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim belum sempat melakukan vaksinasi karena pada saat kick off vaksinasi dirinya sakit. Apabila dirinya sehat dan direkomendasikan vaksinasi maka dirinya siap divaksin. "Umur saya 37 tahun, saya belum vaksin karena sakit ketika itu," katanya.

Diketahui dalam laporan Pusat Informasi Obat Nasional (PIONAS) vaksin Sinovac oleh BPOM, tertulis untuk lansia usia 60 tahun atau lebih, vaksin akan disuntikkan ke dalam otot (intramuskular) sebanyak 0,5 mL dalam dua dosis dengan selang waktu 28 hari. Usia di atas 60 tahun diperkirakan akan menjadi kelompok penerima vaksin ketiga setelah petugas pelayanan publik. Mengenai pengaturan jadwal pemberian merupakan kewenangan Kementerian Kesehatan.

Sebelum vaksinasi, lansia juga diharapkan melaporkan ke petugas kesehatan jika mengalami kesulitan untuk naik 10 anak tangga, penurunan aktivitas fisik (sering merasa kelelahan), memiliki 4 dari 11 penyakit (Hipertensi, diabets, kanker (selain kanker kulit kecil), penyakit paru kronis, serangan jantung, gagal jantung kongestif, nyeri dada, asma nyeri sendi, stroke dan penyakit ginjal).

Lalu mengalami kesulitan berjalan kira-kira 100 sampai 200 meter, dan penurunan berat badan yang bermakna dalam setahun.

Winarko







Berita Terkait



Komentar